Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Menurut Anwar Abbas, Abu Janda berperan merusak citra pemerintah maupun kepolisian.
BUKAMATA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menilai Permadi Arya atau Abu Janda sudah terlalu banyak mengeluarkan pernyataan yang meresahkan masyarakat selama ini.
Teranyar, ia melontarkan cuitan bernada rasisme terhadap mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai hingga menyebut Islam sebagai agama arogan.
"Menurut saya, Abu Janda ini sudah terlalu banyak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menurut saya telah banyak meresahkan masyarakat karena merendahkan agama Islam serta para ulama serta umatnya," kata Anwar Abbas, Jumat (29/1/2021).
Menurutnya, Abu Janda berperan merusak citra pemerintah maupun kepolisian. Untuk itu sepatutnya Abu Janda diperiksa usai dilaporkan oleh DPP KNPI ke Bareskrim Polri.
"Saya melihat peran yang bersangkutan di dalam merusak citra pemerintah, terutama citra Presiden Jokowi dan citra kepolisian di mata umat sangat besar," ungkap Anwar.
"Karena umat-umat dan masyarakat di mana-mana sudah berteriak-teriak meminta supaya Abu Janda ditangkap dan diproses, tapi pihak kepolisian tetap tidak dan belum melakukannya sehingga terkesan bahwa Abu Janda ini adalah seseorang yang dipelihara oleh pihak pemerintah dan pihak kepolisian sehingga yang bersangkutan terkesan tidak terjamah oleh hukum," sambungnya dilansir detikcom.
Kecurigaan ini bukan tanpa dasar. Sebab kata Anwar, Abu Janda sudah berkali-kali dilaporkan dalam banyak kasus dan selalu lolos dari jerat hukum.
"Kalau orang lain yang melakukan hal serupa, pihak kepolisian cepat sekali menangkap dan memprosesnya," ujarnya.
Untuk itu, Anwar Abbas meminta polisi serius menindaklanjuti laporan kepada Abu Janda. Menurutnya, kasus Abu Janda bisa jadi tolok ukur kinerja Kapolri baru.
"Bila tuntutan anak-anak muda ini tetap tidak ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, maka citra polisi di mata masyarakat akan jatuh. Dan ini menurut saya benar-benar akan menjadi batu ujian dan alat ukur untuk dan dalam menilai kerja dan kinerja Kapolri yang baru," tukas Anwar Abbas.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50