Redaksi : Kamis, 28 Januari 2021 12:00
Ilustrasi

RANTEPAO, BUKAMATA - Rabu, 27 Januari 2021. Pukul 16.00 Wita ketika itu. Yafet samar-samar melihat ada benda tergantung di pohon cengkih dekat rumahnya, di Dusun To' Awo', Kelurahan Sa'dan Matallo, Kecamatan Sa'dan, Toraja Utara.

Dia lalu mendekat. Yafet mengucek-ucek matanya tak percaya. Yafet histeris. Benda yang tergantung di pohon cengkih itu ternyata ayahnya, Yeremia L Arwan (55).

Yafet tak mengetahui kenapa ayahnya yang berprofesi sebagai petani, tega mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolsek Sa'dan Balusu, Iptu Lewi Tandi mengatakan, warga yang mendengar jeritan anak korban, langsung ke lokasi. Mereka mengevakuasi jasad korban.

Usai dievakuasi, jasad Yeremia kata Iptu Lewi, langsung dibawa ke rumah duka usai dievakuasi.

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.