Salah seorang warga Takalar yang menjadi korban gempa di Sulbar.
TAKALAR, BUKAMATA - Mengenakan baju krem, tampak masih ada sisa-sisa trauma gempa Sulbar di wajah wanita itu.
Di rumahnya, di Kelurahan Pallantikan, Takalar, wanita itu tampak menggunakan alat gendongan tangan. Tangannya patah saat gempa magnitudo 6,2 menghantam Sulbar. Di dahinya juga tampak perban, luka akibat terkena reruntuhan.
Pemkab Takalar memberikan perhatian penuh kepada warganya. Bupati Takalar, H Syamsari mengatakan, tim reaksi cepat Dinsos Takalar, bergerak cepat mengunjungi korban dengan membawa bantuan yang dibutuhkan.
BERITA TERKAIT
-
Daeng Manye Tegas ke ASN Takalar: Jangan Hanya Absen, Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Publik
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan
-
Genjot Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi, Pemkab Takalar Satukan Komitmen Percepat Pengembangan Tujuh Destinasi Unggulan