Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Selasa, 12 Januari 2021 14:25

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. IST
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. IST

Gubernur Sulsel Siap Divaksin Covid-19 14 Januari

Gubernur Sulsel juga telah mengusulkan penambahan rumah sakit untuk pelaksanaan vaksinasi di Kota Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bersama dengan tenaga kesehatan akan divaksin Covid-19.

Penyuntikan vaksin akan dilakukan di Rumah Sakit Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021). Hal tersebut diungkapkan Nurdin Abdullah, usai rapat bersama jajaran di bidang kesehatan.

“Hari Kamis, saya vaksin pertama. Jadi tidak usah ragu, pemerintah sudah melakukan uji klinis yang ketiga,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (12/1/2021).

Sebagai persiapan, Nurdin juga telah melakukan Swab PCR,  pada Senin, 11 Januari 2021, dengan hasil negatif Covid-19.

Terkait distribusi dan juga pelaksanaan vaksinasi, Nurdin mengatakan telah rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan, Tim Epidemologi, dan Direktur Rumah Sakit untuk memastikan persiapan telah matang.

“Tadi saya kumpulin semua. Ada Pak Kadis kesehatan. Ada tim epidemologi, direktur rumah sakit. Saya ingin pastikan. Bahwa vaksin ini telah kita siapkan dengan baik,” ujarnya.

Vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara gratis beberapa waktu mendatang telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, vaksin juga terlebih dahulu melalui proses uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menjelaskan, distribusi vaksin untuk Kota Makassar, Maros dan Gowa dilakukan hari ini, Selasa, 12 Januari 2021. Untuk Gowa dan Maros, vaksin distribusikan oleh dinas kesehatan masing-masing daerah lengkap dengan cold box-nya.

Sedangkan daerah lainnya pada bulan Februari. Untuk tahap pertama ini, maka pemantauan dilakukan dengan sangat baik terlebih dahulu.

Ia menuturkan, Gubernur Sulsel juga telah mengusulkan penambahan rumah sakit untuk pelaksanaan vaksinasi di Kota Makassar. Dimana sebelumnya pihak Kemenkes hanya menunjuk rumah sakit TNI-Polri.

“Kami usulkan rumah sakit provinsi juga. Sementara proses hari ini. Kita ajukan enam rumah sakit, lebih banyak lebih bagus, supaya tidak berkerumun. Itu tujuannya,” jelasnya.

Ichsan juga menjadi salah satu orang yang akan melakukan vaksinasi.

“Insyaallah (saya) sudah masuk daftar. Ini pimpinan publik divaksin pertama kali. Bukan persoalan berani tidak berani. Ini adalah persoalan kita sama-sama terlibat dalam vaksinasi ini. Inikan sudah melewati uji klinis. Jadi sekali lagi, vaksinasi untuk tenaga kesehatan, bukan uji coba. Ini untuk melindungi tenaga kesehatan yang merupakan kelompok yang paling beresiko dalam penyebaran virus ini,” paparnya.

 

#Vaksin Covid-19 #Pemprov Sulsel