Studi Terbaru Ungkap Populasi Manusia Dunia Diduga Jauh Lebih Besar dari Data Resmi
02 Februari 2026 18:00
Sebelum berangkat ke Pontianak, Rusni sempat video call dengan keluarga di Kabupaten Pinrang.
PINRANG, BUKAMATA - Tragedi jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepuluan Seribu, menyisahkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Salah satunya adalah keluarga Rusni, warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dia bersama suaminya dan anak bungsunya menjadi korban pesawat SJ 182.
Menurut pengakuan adik Rusni, Sustriani, sebelum berangkat ke Pontianak, Rusni sempat video call dengan keluarga di Kabupaten Pinrang.
"Iya sempat VC dengan keluarga sebelum naik pesawat, tapi saya masih tidur jadi tidak sempat" kata Sustriani, Senin (11/01/2021).
Sustriani tidak menyangka nasib saudaranya seperti ini, padahal menurut dia, Rusni ini orangnya baik.
"Tidak menyangka kalau seperti ini, saya juga sangat menyesal tidak sempat ketemu sebelum berangkat," ungkap Sustriani.
Rusni merupakan warga Dusun Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, ia ke Pontianak mengikuti suaminya yang kerja disana.
Diberikan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak, hilang kontak pada Sabtu (9/1/2020). Beberapa jam setelah kejadian, pesawat itu dipastikan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Penulis: Maulana
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 17:44
02 Februari 2026 15:18
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43