Redaksi
Redaksi

Sabtu, 09 Januari 2021 12:24

Ilustrasi
Ilustrasi

Sebelum Gantung Diri, Tahanan Polsek Wajo Sempat Meminta Maaf ke Tahanan Lainnya

M sempat meminta maaf kepada rekan-rekannya sesama tahanan, sebelum gantung diri di subuh yang hening.

MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 1 Januari 2021. Subuh itu begitu hening. Seorang tahanan Polsek Wajo, bangun untuk melaksanakan salat subuh. Namun dia dikagetkan dengan sesosok tubuh dalam keadaan tergantung. Lehernya dijerat dengan baju. Lokasinya, di dalam ruang tahanan Polsek Wajo.

Tahanan tersebut langsung memberitahukan petugas jaga. Petugas lantas mendatangi ruang tahanan dan menurunkan tubuh korban. Denyut nadi korban saat itu masih ada. Sehingga, langsung dilarikan ke rumah sakit (RS) Bhayangkara untuk diberikan perawatan medis. Akan tetapi, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Korban diidentifikasi sebagai M (27), tahanan kasus narkotika Polsek Wajo.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam membenarkan peristiwa itu. "Benar, ada tahanan meninggal karena bunuh diri. Kejadiannya seminggu yang lalu," ujar mantan Kapolres Bone ini.

AKBP Kadarislam menduga, korban bunuh diri karena depresi. Tidak mampu mengatasi masalah pribadinya, sehingga menempuh jalan pintas. Menurut AKBP Kadarislam, sebelum gantung diri, korban sempat meminta maaf kepada rekan-rekannya sesama tahanan.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Gantung diri

Berita Populer