BUKAMATA - Arab Saudi membuka kembali wilayah udara, serta perbatasan darat dan lautnya ke Qatar mulai Senin, kata menteri luar negeri Kuwait
"Sebuah kesepakatan telah dicapai untuk membuka wilayah udara dan perbatasan darat dan laut antara Arab Saudi dan Qatar mulai malam ini," kata Ahmad Nasser al-Sabah dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di Kuwait TV.
Kesepakatan tersebut dicapai lebih tiga tahun sejak negara-negara Teluk ramai-ramai memberlakukan blokade terhadap Qatar, karena dianggap mendukung terorisme. Qatar membatah tuduhan tersebut.
Pengumuman dari Kuwait disampaikan menjelang pertemuan puncak GCC di Arab Saudi pada hari Selasa.
Qatar akan menghadiri pertemuan tersebut, yang diwakili oleh Emir Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani.
Dalam sebuah pernyataan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan bahwa pertemuan tahunan ini akan menyatukan Teluk "dalam menghadapi tantangan yang dihadapi kawasan".
Menteri Luar Negeri UEA, Dr. Anwar Mohammed Gargash, mengatakan KTT bersejarah itu akan memastikan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di negara-negara GCC.
Jared Kushner, penasihat khusus Presiden AS, diperkirakan akan menghadiri KTT tersebut.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Prabowo Sebut Qatar Komitmen Investasi Rp 33,6 Miliar di Danantara
-
Qatar Mau Bangun 1 Juta Rumah di Indonesia
-
Hadiri Takziyah Ismail Haniyeh, JK: Rakyat Indonesia Dukung Palestina
-
Jusuf Kalla Saksikan Prosesi Pemakaman Ismail Haniyeh
-
Jusuf Kalla Bertolak ke Qatar Hadiri Pemakaman Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh