TAKALAR, BUKAMATA - Tekad untuk menjadikan Takalar sebagai kabupaten bersih dan sehat, terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Takalar.
Tekad ini menjadi tindak lanjut dari gerakan masyarakat Takalar yang Tangkasa dan Gammara atau disingkat GEMA TASAMARA.
Bupati Takalar, Syamsari Kitta menyebutkan bahwa gerakan masyarakat ini ditujukan untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat, serta menunjang Takalar sebagai daerah wisata.
"Sampah akan selalu ada tapi yang harus diperkuat adalah manajemen sampah yang smart. Sehingga sampah tidak berserakan, kata Syamsari, Senin (4/1/2021).
"Sampah harus menjadi ladang rezeki, lebih dari itu kalau Takalar bersih maka Takalar akan menjadi destinasi wisata yang menarik," tambahnya.
Karena itu, lanjut Syamsari, dalam brifing awal tahun di ruang pola kantor siang tadi, ia mencanangkan 2021 Takalar zero Waste (bebas sampah).
"Kegiatan yang akan menunjang Zero Waste adalah penguatan Bank Sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pakan ternak, kerjasama pemerintah desa untuk penyediaan sarana dan pengangkutan yang tepat waktu," bebernya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Daeng Manye Tegas ke ASN Takalar: Jangan Hanya Absen, Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Publik
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan
-
Genjot Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi, Pemkab Takalar Satukan Komitmen Percepat Pengembangan Tujuh Destinasi Unggulan