MAKASSAR, BUKAMATA - Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, Minggu, 3 Januari 2021 mengatakan, keputusan sekolah tatap muka ini, diharapkan bisa dijadikan momentum oleh pemerintah, guna membenahi infrastruktur protokol kesehatan di setiap sekolah. Khususnya untuk jenjang PAUD atau TK, SD hingga SMP di bawah naungan Pemkot Makassar.
Menurut Wahab, tenaga kesehatan ini harus dilibatkan untuk kemudian bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, mengawasi proses pembelajaran tatap muka nanti. Pasalnya kata dia, penerapan di daerah ini memang cukup sulit.
Penyelenggaraan sekolah melalui juknis yang disiapkan pemerintah kata Wahab, belum cukup untuk menjamin murid benar-benar aman. Karenanya, Wahab meminta Pemkot kembali mengkaji juknis saat ini.
Al Hidayat, anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, mengusulkan agar penerapan sekolah tatap muka didampingi para tenaga medis. Minimal kata dia, satu dokter satu sekolah. Itu lanjut dia, untuk memastikan prokes terselenggara dengan baik.
BERITA TERKAIT
-
Bappeda Makassar Peringatkan Aparatur: Penyimpangan Keuangan Daerah Berhadapan dengan Hukum Serius
-
Bau dan Macet Menghantui, DPRD Desak Penanganan Serius Sampah Manggala
-
DPRD-Pemkot Sepakati APBD 2026 Senilai Rp4,6 Triliun Lebih, Mantapkan Pembangunan Kota Makassar
-
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakati APBD 2026
-
Munafri Telusuri Tompobulu Cari Solusi Atasi Keterbatasan Lahan Pekuburan di Makassar