PAREPARE, BUKAMATA – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengambil sikap untuk menunda sekolah tatap muka. Sebelumnya, sekolah tatap muka diagendakan akan dibuka pada Januari 2021.
Penundaan tersebut bukan tanpa alasan. Angka kasus Covid-19 di Kota Parepare yang cukup memprihatinkan, menjadi dasar kebijakan penundaan yang dilakukan Taufan.
Kebijakan yang ditempuh ini lanjut Taufan, semata-mata karena tidak ingin membahayakan para siswa. Taufan tak mau siswa terpapar Covid-19 di masa pandemi ini.
“Terkait proses belajar mengajar secara fisik atau langsung, saya belum melihat bahwa harus saya bijaksanai. Saya bersikap belum waktunya, kita lihat perkembangan lebih lanjut lagi,” tegas Taufan, Sabtu, 2 Januari 2021.
“Saya tidak mau anak-anak kita, siswa-siswi kita pada akhirnya jadi korban. Jadi untuk sementara belum saya izinkan,” tambahnya.
Wali Kota dua periode itu menjelaskan, trend yang terkonfirmasi positif di Kota Parepare hingga saat ini cukup memprihatinkan hingga menembus angka 644 dan aktif 106 orang per 2 Januari 2021 ini.
Selain itu, Taufan Pawe melihat pelayanan di Rumah Sakit di Sidrap, dan di Barru sebagai daerah tetangga, juga ditutup karena para nakes terkonfirmasi positif Corona.
“Karena kondisi itu sehingga para pasien dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Parepare,” tutup Taufan.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Tak Ingin Seperti Pati dan Bone, DPRD Parepare Minta Pemkot Kaji Ulang Kenaikan Pajak Warga