SOPPENG, BUKAMATA - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng masa bhakti 2020-2025 resmi dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Rabu, (23/12/2020).
Pelantikan SMSI Soppeng ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus SMSI Provinsi Sulawesi Selatan, Rasyid Alfarizi dan dihadiri oleh Bupati Soppeng yang diwakili Asisten III Andi Fitratahuddin.
Ketua SMSI Soppeng, Buhari Abu mengatakan, pertumbuhan media online saat ini di Indonesia sangat pesat, berdasarkan dewan pers tercatat ada 47.000 media massa berbasis internet yang beroprasi di Indonesia.
Baca Juga :
"Namun sangat disayangkan tidak dikelola secara profesioanal. sehingga tidak menghormati etika dan hukum jurnalistik sehingga kerap menimbulkan permasalahan hukum dan hoax," kata Buhari.
Olehnya itu, lanjut Buhari, keberadaan SMSI di Kabupaten Soppeng sebagai wadah perusahaan media online agar menjadi perusahaan pers yang profesional dan berintegritas.
Untuk diketahui, media yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia SMSI Kabupaten Soppeng ada lima yakni, PT. Queenzha Hak swara, PT. Rahmat Sulawesi-Selatan, PT. Soppeng Inter Media, PT. Jurnal Media Satu dan PT. Kabar Satu.
"Kepada Pengurus SMSI Soppeng agar terus membangun sinergitas bersama pemerintah daerah,dan mengedepankan sikap saling menghargai sesama Profesi dan organisasi," Ucap Ketua SMSI Sulsel Rasyid Alfarizi.
"Jaga nama baik wadah ini, Kuatkan Solidaritas bersama pengurus,terus kembangkan organisasi ini.Saya yakin Organisai SMSI Di Soppeng akan maju," Harapnya.
Sementara sambutan Bupati Soppeng yang dibacakan oleh Asisten III Andi Fitratahuddin menyampaikan, terbentuknya SMSI Soppeng ini tentunya dengan tujuan agar menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang berkualitas.
"Berikan Informasi kepada masyarakat yang bersifat edukasi,berita yang benar dan akurat serta bersama-sama ikut berpartisipasi dalam membangun daerah dan menjadi bagian dalam kemajuan dan informasi bagi masyarakat Kabupaten Soppeng," ungkap Andi Fitratahuddin.
Diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Fokal Ngo Sulawesi Djusman AR, serta perwakilan Forkopimda, Kepala Desa, dan para undangan lainya baik instansi pemerintah maupun kalangan insan pers