Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Pelaut itu dihukum mati setelah mengakui dia telah mendengarkan siaran Radio Free Asia (RFA) selama lebih dari 15 tahun.
PYONGYANG, BUKAMATA - Seorang kapten kapal nelayan Korea Utara dieksekusi di depan umum karena mendengarkan stasiun radio asing yang dilarang.
Radio Free Asia (RFA) mengklaim bahwa pelaut itu dihukum mati setelah mengakui bahwa dia telah mendengarkan siaran selama lebih dari 15 tahun.
Pria berusia 40-an itu kabarnya telah menerima gelombang udara asing, mendengarkan siaran berita dan program radio, saat berada di laut.
Seorang sumber mengatakan kepada RFA bahwa kapten kapal yang akrab disapa Choi tersebut dieksekusi oleh regu tembak di depan 100 pekerja perikanan lainnya.
Pria itu, yang merupakan pemilik armada lebih dari 50 kapal, mengakui kesalahannya setelah salah satu awaknya menyerahkannya kepada pihak berwenang di sebuah pangkalan di kota pelabuhan Chongjin.
Pangkalan tersebut konon berafiliasi dengan Biro 39, sayap bayangan partai yang memperoleh mata uang asing untuk para pemimpin Korea Utara.
Seorang pejabat di provinsi Hamgyong Utara mengklaim bahwa Choi mulai mendengarkan siaran asing ketika dia menjadi operator radio di militer. Setelah keluar dari militer, ia melanjutkan kebiasaan itu.
"Pada pertengahan Oktober, seorang kapten kapal penangkap ikan dari Chongjin dieksekusi oleh regu tembak, dengan tuduhan mendengarkan Radio Free Asia secara teratur dalam jangka waktu yang lama," kata sebuah sumber, dikutip Daily Mail.
"Departemen keamanan provinsi mendefinisikan kejahatannya sebagai upaya subversi terhadap partai."
"Mereka secara terbuka menembaknya di pangkalan di depan 100 kapten lain dan manajer pabrik pengolahan ikan di fasilitas itu,'' tambah sumber itu.
"Mereka juga memberhentikan atau memberhentikan pejabat partai, administrasi pangkalan dan petugas keamanan yang mengizinkan Choi bekerja di laut."
Radio Free Asia, adalah media yang didanai oleh AS dan berkantor di Seoul. Ini menyiarkan program enam jam sehari ke Korea Utara.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50