SIGI, BUKAMATA - Ali Kalora Cs diduga masih berkeliaran di wilayah Sigi, Sulawesi Tengah. Sekretaris Desa (Sekdes) Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Ahmad Rifai mengaku menerima laporan dari warganya yang berprofesi sebagai petani. Bahwa, ada dua orang yang diduga kelompok MIT pimpinan Ali Kalora, datang ke mereka minta jagung dan ubi.
Menurut Rifai, dua orang itu muncul pada Minggu, 13 Desember 2020. Mereka bertemu dengan petani yang tengah melakukan aktivitas berkebun.
"Tidak ada tindakan kekerasan dari kelompok tersebut, mereka hanya meminta jagung dengan ubi ke warga di lahan perkebunan itu," ungkap Rifai.
Kemunculan dua orang itu, kembali membuat warga Lembangtongoa khawatir. Saat malam, mereka tidur berkelompok. Ada dua kelompok. Satu tidur di gereja. Yang lainnya kata Rifai berkumpul di satu rumah.
Bayangan aksi sadis 27 November lalu kata Rifai, masih terbayang di benak warga.
Kelompok MIT ini tengah diburu Satgas Tinombala, dibantu 30 orang gabungan anggota pasukan elite TNI. Diduga, kelompok Ali Kalora sisa 11 orang. Dari 11 orang itu, ada 3 orang dikenali sebagai pelaku pembantaian di Dusun Tokalemo, Desa Lembangtongoa, Sigi, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.
Ali Kalora Cs sangat licin. Terutama Ali Kalora, sangat menguasai medan di hutan Palolo dan Gunung Biru. Pasalnya, dia lama jadi penebang kayu di sana.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono meminta para anggota MIT menyerahkan diri.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Usai Menampakkan Diri, Dua Anggota Ali Kalora Kabur Masuk Hutan
-
Pimpinan MIT Ali Kalora Dikabarkan Tewas Tertembak
-
Dapat Bantuan dari Simpatisan, Ini Enam Teroris MIT yang Masih Diburu
-
Qatar, Salah Satu Bos Teroris MIT Poso Tewas Tertembak
-
Kapolri Pastikan Satgas Madago Raya Terus Buru Kelompok MIT yang Tersisa 9 Orang