MAKASSAR, BUKAMATA - Intensitas serta curah hujan yang tinggi pada pertengahan Desember 2020 ini mulai mengkhawatirkan. Sejumlah wilayah yang rawan ditimpa banjir telah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar. Dua carester milik BPBD diakui telah disiagakan.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Khaeruddin menyampaikan, BPBD Kota Makassar sejak November sebenarnya telah menyiagakan seluruh personel termasuk dua carester yang ada di BTP dan Manggala.
“Kita punya tiga Carester, dua yang akan kita maksimalkan. BTP dan Manggala, kalau Carester di Ujung Tanah kan tidak pernahji ada banjir di situ,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya kata Dia memang sementara fokus di dua titik, yakni wilayah BTP serta Manggala yang diketahui menjadi langganan banjir di Kota Makassar.
Dg Awing sapaannya, lebih jauh mengatakan, pihaknya mulai turun meninjau titik rawan banjir seperti yang dilakukan di Kodam 3 Kelurahan Katimbang Kecamatan Tamalanrea, perahu karet bahkan sudah disediakan dengan menyiagakan 100 personil di luar tim reaksi cepat.
“Di sana kan setiap tahun terjadi banjir, kita siapkan perahu karet dan 100 personel. Itu di luar 30 tim reaksi cepat (TRC). Pokoknya full-personel,” paparnya.
Di kawasan itu, Dg Awing menyebutkan, masing-masing satu perahu karet sudah disiagakan BPBD. Selain itu, ada perahu Amfibi disiapkan. Bila suatu saat ketinggian air meningkat, maka mereka akan segera mengevakuasi warga.
“Satu pekan terakhir intensitas hujan memang terus meningkat. Kalau ini terjadi sampai pekan depan bisa saja status siaga itu naik jadi waspada,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Warga Manggala Dilaporkan Hilang di Waduk Nipa-Nipa
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
BPBD Selamatkan 13 Warga Makassar yang Terjebak di Air Terjun Barayya Jeneberang
-
Update Bencana Sumatera, 1.135 Meninggal Dunia, 173 Orang Masih Dinyatakan Hilang
-
Hamka B Kady Pastikan Penanganan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Prioritas Nasional