MAKASSAR, BUKAMATA - Sabtu, 5 Desember 2020. Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya Universitas Muslim Indonesia (PMIL Raya UMI), menggelar acara “Pelantikan Pengurus Baru IPMIL Raya UMI Periode 2020-2021 di Hotel Maxone. Kegiatan ini mengusung tema “Meramu rumahmu dalam menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi".
Acara pelantikan pengurus baru tersebut dihadiri berbagai organisasi intra dan ekstra kampus, seperti PP IPMIL, PB IPMIL Raya, PP PEMILAR, PP IPMA Lutim, PP IKPM WALMAS, IPMIL kampus se-Kota Makassar, jajaran IPMIL Kecamatan se-Luwu Raya dan BEM UMI beserta dewan senior dari IPMIL Raya UMI sendiri.
Dalam agenda pelantikan IPMIL Raya UMI, diawali dengan penyabutan tarian empat etnis sulsel sebelum memasuki prosesi pelantikan, dalam prosesi pelantikan IPMIL Raya UMI Periode 2020-2021 dilantik langsung oleh dewan penasehat IPMIL Raya UMI Ilhamzah S.KM,M.Kes yang berjalan hikmat.
Yandi selaku ketua umum IPMIL Raya UMI Periode 2020-2021 dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua tamu undangan, baik internal kampus maupun eksternal kampus UMI telah hadir ini membuktikan kolaboratif dan sinergi kita tetap terjaga.
Lanjut Yandi, ke depannya pesan dia kepada kader-kader IPMIL Raya UMI, apalagi yang baru saja dilantik untuk menghidupkan budaya kajian dan literasi, sehingga dalam melahirkan program-program sesuai kebutuhan internal IPMIL Raya dan daerah Tana Luwu itu sendiri. "Apalagi kita ini tergabung di berbagai macam jurusan," ungkapnya.
"Ingat amanah leluhur dan perjuangan yang menjadi regenerasi kita di IPMIL dan ini wajib kita perjuangan bersama yaitu pemekaran enam kecamatan di Walmas yaitu DOB pembentukan Kabupaten Luwu Tengah," ujar Yandi sontak disambut apresiasi meriah para tamu undangan.
Dewan Penasehat IPMIL Raya UMI dalam sambutannya Dr.Ir.H.Anas Boceng M.Sc mengatakan, peran dan kontribusi alumni IPMIL dalam memajukan Tana Luwu itu sangat besar di berbagai sektor. "Dan semua itu pernah berada di posisi kalian melewati proses yang sama seperti yang baru saja kalian lakukan prosesi pelantikan," ujarnya.
Mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia itu menyampaikan, di antara kontribusi alumni IPMIL untuk Tana Luwu mempelopori pemekaran Luwu Raya yang tadinya terdiri dari satu kabupaten.
"Hal yang sama generasi IPMIL hari ini memperjuangkan DOB Kabupaten Luwu Tengah itu, wajib kita perjuangkan bersama kami pula di kerukunan keluarga Luwu Raya tak henti-hentinya membahas pemekaran DOB kabupaten Luwu Tengah," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel untuk Ruas Jalan Prioritas di Luwu Rampung 100 Persen
-
Setelah Palopo, Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry Uji Coba Makan Bergizi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Luwu
-
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Luwu
-
Proyek Awak Mas di Luwu Serap 70 Persen Lebih Tenaga Kerja Lokal
-
Wakili Sulsel di Ajang Apresiasi KIP 2024, Berikut Sederet Prestasi Desa Langkidi