Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Sebelum lepas landas, pesawat tak berawak Chang'e-5 menancapkan sebuah bendera nasional Tiongkok di permukaan bulan.
BUKAMATA - Pesawat luar angkasa China telah berhasil menjalankan misi untuk mengambil batuan bulan, dan telah memulai perjalanan kembali ke bumi.
Sebelum lepas landas, pesawat tak berawak itu menancapkan sebuah bendera nasional Tiongkok di permukaan bulan.
Dengan demikian, China menjadi negara kedua yang mengibarkan benderanya di bulan. Amerika Serikat adalah negara pertama yang melakukannya, 50 tahun lalu.
Misi luar biasa ini dijalankan oleh probe bernama Chang'e-5, yang diluncurkan pada tanggal 24 November lalu dan mendarat di wilayah yang disebut Oceanus Procellarum pada tanggal 1 Desember.
Probe itu kemudian mengumpulkan beragam sampel di berbagai situs, dengan melakukan bor. Setelah sampel dikumpulkan dan disegel, Chang'e-5 bersiap kembali ke bumi.
Menurut Xinhua, pesawat luar angkasa itu lepas landas dari permukaan bulan pada Kamis malam (Waktu Beijing) dan diperkirakan akan tiba dalam beberapa hari.
Ini adalah upaya pertama untuk membawa sampel dari bulan dalam lebih dari 40 tahun.
Tanah yang diperoleh dari Bulan oleh pesawat ruang angkasa China diharapkan dapat memberikan informasi tentang evolusi geologisnya dan memberikan wawasan tentang aktivitas matahari di alam semesta.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33