Ririn
Ririn

Sabtu, 05 Desember 2020 11:39

INT
INT

18 Penambang China Tewas Akibat Kebocoran Gas Bawah Tanah

Delapan belas penambang tewas akibat kebocoran karbon monoksida di tambang batu bara di tambang Diaoshuidong di kota Chongqing, China

BUKAMATA - Delapan belas penambang tewas akibat kebocoran karbon monoksida di tambang batu bara di barat daya China.

Media pemerintah China, CCTV melaporkan bahwa dua puluh empat penambang terjebak di tambang Diaoshuidong di kota Chongqing setelah kebocoran gas terjadi pada hari Jumat.

Hingga Sabtu pagi, satu korban selamat dan 18 korban tewas telah ditemukan.

Sekarang upaya penyelamatan sedang dilakukan untuk menjangkau lima orang lainnya yang masih terperangkap di bawah tanah.

Kecelakaan itu terjadi saat pekerja membongkar peralatan pertambangan bawah tanah.

Tambang tersebut telah ditutup selama dua bulan sebelumnya.

Penyelidik sedang bekerja untuk menentukan penyebab kecelakaan itu, seperti dilaporkan kantor berita resmi Xinhua.

Kecelakaan pertambangan sering terjadi di China, di mana industri memiliki catatan keselamatan yang buruk dan peraturan seringkali ditegakkan dengan lemah.

Enam belas pekerja tewas di tambang lain di pinggiran Chongqing pada bulan September akibat karbon monoksida.

Dua tahun lalu, tujuh penambang tewas di kota itu setelah bagian penghubung dari sebuah loncatan rusak dan jatuh dari sebuah poros.

Pada Oktober 2018, 21 penambang tewas di provinsi Shandong timur karena tekanan di dalam tambang menyebabkan batu patah dan pecah, menghalangi terowongan dan menjebak para pekerja. Hanya satu penambang yang diselamatkan hidup-hidup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Penambang tewas #China

Berita Populer