BUKAMATA - Arkeolog di Spanyol telah menemukan 400 kuburan Muslim, berisi 4.500 kerangka di sebuah pekuburan Islam kuno.
Penemuan itu terjadi awal bulan ini di distrik Tauste yang terletak di dekat Zaragoza, di barat laut negara itu.
Miriam Pina Pardos, direktur Anthropological Observatory of the Islamic Necropolis of Tauste mengatakan kepada CNN bahwa "jarang melakukan penggalian dan menemukan 400 makam. Sungguh menakjubkan."
"Kami dapat melihat bahwa budaya Muslim dan kehadiran Islam di daerah ini lebih penting dari yang kami kira."
"Kita bisa melihat ada populasi Muslim yang besar di sini di Tauste sejak awal kehadiran Muslim di Spanyol."
"Ini sangat penting - 400 makam Muslim menunjukkan orang-orang tinggal di sini selama berabad-abad."
Sisa-sisa jasad yang ditemukan akan dikatalogkan, disimpan untuk penelitian dan dipelajari selama tahun-tahun mendatang.
Penggalian pertama situs itu dimulai pada tahun 2010, dan mengungkapkan pekuburan seluas lima hektar.
Sekitar 44 kerangka kemudian ditemukan selama penggalian yang lebih kecil pada tahun-tahun setelah penggalian awal.
Dan kemudian tahun ini, lebih dari 400 mayat ditemukan setelah otoritas lokal memerintahkan penggalian ekstensif di daerah tersebut.
Sifat arsitektural kuburan merupakan ciri utama identitas keislaman mereka.
Era Islam Andalusia membentang dari 711-1492, yang berarti bahwa makam tersebut berusia lebih dari 1.000 tahun.
Pada tahun 711, pasukan Arab telah menginvasi dan mulai menaklukkan semenanjung Iberia, yang meliputi Spanyol dan Portugal.
Mereka bertahan selama tujuh abad hingga tahun 1492, sebelum daerah itu sepenuhnya dikuasai kembali oleh kerajaan-kerajaan Kristen.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tolak Turis ke Negaranya, Warga Spanyol Ramai-ramai Simpan Kotoran Manusia di Kotak Kunci Penginapan
-
Kebakaran Hutan di Spanyol, 26 Ribu Orang Mengungsi
-
Kuil Matahari Umur 4.000 Tahun Bekas Tempat Ritual Diemukan Arkeolog
-
Breaking News: Spanyol Dibom, 2 Orang Tewas
-
Maroko dan Portugal Jadi 2 Tim Negara Terakhir yang Lolos ke 8 Besar Piala Dunia