Aswad Syam
Aswad Syam

Selasa, 17 November 2020 12:39

Saat korban pengeroyokan menodongkan air softgun ke salah satu pemotor.
Saat korban pengeroyokan menodongkan air softgun ke salah satu pemotor.

Pinjam Milik Rekannya, Pengendara Brio Merah Tak Kantongi Izin Air Softgun

Korban pengrusakan mobil sudah diperiksa. Air softgun yang ditodongkan ke pemotor, adalah milik temannya. Saat ini, air softgun tersebut hilang saat pengrusakan mobilnya. Diduga diambil salah satu pelaku.

MAKASSAR, BUKAMATA -- Pihak Kepolisian Sektor Rappocini, turut mendalami kepemilikan senjata berjenis air Softgun yang sempat digunakan SR, pengendara Brio merah yang sempat viral di jagad maya lantaran aksi koboinya, beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtjahyana saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya juga telah menginterogasi SR dan menemukan fakta terkait senjata tersebut.

"Hasil interogasi, SR memang tidak memiliki izin kepemilikan senjata jenis air softgun itu. Dia mendapatkan itu dari rekannya," terangnya.

Meski begitu, ia mengaku terkait masalah senjata tersebut. Pihaknya tidak bisa bertindak lebih jauh. Pasalnya, terkait hal itu tak memiliki dasar laporan.

"Tidak ada dasar laporannya. Apalagi saat ini, air softgun itu belum kami temukan," pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, SR menjadi korban pengeroyokan. Mobilnya ikut dirusak di area Jalan Sultan Alauddin, usai bersitegang dengan ratusan pengendara motor di Jalan Veteran, Kota Makassar.

Awalnya SR yang mengendarai mobil Brio merah, hendak melintas di Jalan Veteran yang telah disesaki oleh sejumlah kelompok pengendara motor. Hendak meminta jalan, SR malah meraung-raungkan knalpot mobilnya.

Hal itu memicu ketersinggungan sejumlah pengendara motor di area Jl Veteran, Makassar. Alih-alih dibiarkan melintas dengan mulus, SR justru dikejar dan dikepung oleh sejumlah pengendara motor.

Panik, SR lantas mengeluarkan senjata mirip senjata api, berupa air softgun dan beberapa kali terekam kamera menodongkan pistol itu ke arah para pengendara yang menghalangi jalannya.

Para pemotor ini pun melakukan pengrusakan mobil korban yang tetap melaju, sejak dari Pabaeng-baeng. Pengejaran pemotor berakhir di Jl Sultan Alauddin, dekat pintu masuk Polsek Rappocini. Ketika itu, korban hendak masuk ke Mapolsek Rappocini Makassar. Namun belum sempat berbelok keburu diadang. Sekelompok pengendara motor menyerangnya, ia mengalami luka di bagian kepala, kehilangan handphone serta air softgun.

Atas kejadian itu, SR melaporkan kejadian tersebut di Polsek Rappocini. Saat ini, dua pemotor telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis : Chaidir
#Pengrusakan #Pengeroyokan