Ririn
Ririn

Sabtu, 14 November 2020 17:16

INT
INT

Konflik Ethiopia: Roket Menghantam 2 Kota di Amhara, Ribuan Orang Telah Melarikan Diri

Tentara Ethiopia telah bertempur dengan pasukan lokal di wilayah tetangga Tigray utara selama lebih dari seminggu.

BUKAMATA - Dua kota di negara bagian Amhara, Ethiopia, dilanda serangan roket pada Jumat malam.

"Sebuah roket ditembakkan ke arah kota Bahir Dar dan Gondar. Akibatnya, area bandara mengalami kerusakan," demikian bunyi pernyataan pemerintah Ethiopia pada hari Sabtu, dikutip Voanews.

Tentara Ethiopia telah bertempur dengan pasukan lokal di wilayah tetangga Tigray utara selama lebih dari seminggu.

Ratusan orang telah tewas sejak Perdana Menteri Abiy Ahmed mengirim pasukan pertahanan nasional ke Tigray pada 4 November, setelah menuduh pasukan lokal di sana menyerang pangkalan militer.

Lebih dari 14.500 warga Ethiopia telah melarikan diri ke Sudan dan badan pengungsi PBB mengatakan lebih banyak orang sedang dalam perjalanan.

Pada hari Jumat, Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Michelle Bachelet, menyatakan kekhawatirannya atas situasi yang memburuk dengan cepat di Tigray.

Juru bicaranya, Rupert Colville, mengatakan Bachelet sangat terganggu oleh laporan Amnesty International tentang dugaan pembunuhan massal di Mai-Kadra di barat daya Tigray.

Amnesty mengatakan foto dan video tempat kejadian menunjukkan ratusan orang ditikam atau dibacok hingga tewas. Dikatakan bahwa para korban tampaknya adalah buruh harian, yang tidak terlibat dalam operasi militer.

Colville mengatakan komisaris tinggi khawatir dengan konsekuensi jika Tigray dan Ethiopia tidak mengindahkan peringatannya.

Jika pertempuran terus berlanjut, Bachelet khawatir konflik dapat dengan mudah menyebar melintasi perbatasan, berpotensi mengguncang beberapa bagian Afrika Timur. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ethiopia

Berita Populer