MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belakangan berhasil mencatatkan surplus besar tahun 2020. BPS Sulsel menilai dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini terjadi lonjakan surplus yang sangat besar. meski diketahui tahun ini merupakan masa pandemi.
Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah Sulsel dalam rilisnya mencatat tahun 2020 terhitung Januari-September Surplus Sulsel mencapai US$ 284,28 Juta, lebih tinggi dari tahun sebelumnya di 2019 yang hanya mencapai US$ 59,97 juta.
"Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terjadi lonjakan surplus yang sangat besar, mencapai US$ 284,28 juta di tahun 2020 ini, dan angkanya sangat signifikan," terang Kepala BPS Sulsel.
Dari catatan BPS Sulsel, tahun 2014 merupakan tahun dengan surplus tertinggi yakni mencapai US$ 91,17 juta sementara tahun-tahun berikutnya rata-rata hanya berkisar US$ 40 juta dan baru naik ke angka US$ 59,97 juta pada 2019 lalu.
Terlepas dari itu BPS Sulsel yang merilis berita resmi statistik Senin 2 November pagi tadi memang juga mencatat sejumlah data berkaitan dengan inflasi dan deflasi sulsel 5 Kabupaten/Kota. Nilai tukar petani, Pariwisata, serta Ekspor Impor.
BERITA TERKAIT
-
Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
-
Komcad ASN Pemprov Sulsel Dikukuhkan, Gubernur Andi Sudirman Harap Jadi Teladan dan Agen Nasionalisme
-
Kolaborasi Filantropi dan Pemerintah Siapkan Strategi Sulsel Tangguh Hadapi Dampak El Nino 2026
-
Pemprov Sulsel Tegaskan Penggunaan Helikopter Gubernur Tidak Menggunakan APBD
-
Gubernur Andi Sudirman Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Recovery Rp1 Miliar