MAKASSAR, BUKAMATA - Meski panah-panah fitnah diluncurkan ke pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA'), namun tak mempengaruhi warga Lette, Kecamatan Mariso. Mereka bahkan memberikan support yang tinggi kepada paslon ADAMA di Pilkada Makassar.
Mereka berikhtiar, juga memanjatkan doa agar pasangan ADAMA' yang diusung Partai Gerindra dan Nasdem itu, bisa meraih kemenangan pada 9 Desember nanti.
"Semua khalifah tuhan itu terzolimi, dan pada akhirnya dimuliakan. Itu tanda paling terang pada pak Danny," ujar Muh Rusli Dg Nyarrang, dalam kampanye doalogis di Jalan Rajawali, Kamis (15/10/2020).
Baca Juga :
"Pak Danny sangat anti terhadap tindak pidana korupsi di pemerintahannya 5 tahun lalu. Itu sebabnya, banyak yang mau menjatuhkan. Kami doakan beliau selalu diberi keselamatan," ucap Dg Nyarrang.
Warga Lette lainnya, Hj Hadena Dg Lele, mengungkapkan, pada pilkada 2018 lalu, 42 kasus menyerang jagoannya (Danny, red). Akan tetapi tak satupun terbukti. "Ternyata semuanya hoaks ji," imbuhnya.
Bahkan, sejarah baru tercatat. Kotak kosong menang menumbangkan 10 parpol.
"Itulah bukti kemandirian politik masyarakat, jujur kami ada di barisan koko (kotak kosong) pada pemilu lalu. Sekarang ini, munculmi idolata Danny-Fatma, jadi nassami 1 pilihan satu pemenang," tegas Dg Lele.
Selain jejak hukum yang membuktikan DP adalah figur bersih, Dg Lele mengaku bahwa kinerja Danny sudah tak dapat diragukan lagi.
"Pak Danny bisa mengebut pembangunan, seandainya jalan di lorong ini bisa bicara. Mereka pasti bicara kalau yang membangunnya di pemerintahan pak Danny, ini fakta, bukan hoaks," ungkap Dg Lele.
Menanggapi antusias warga, Danny pun mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melancarkan cara-cara yang tidak terpuji pada pemilihan wali kota kali ini.
"Mari kita gaungkan kejujuran demokrasi. Kalau Anda mau dipilih, maka jujurlah kepada rakyat. Jangan menyebarkan kebencian, karena itu sifat terlaknat," ujar Danny. (*)