Redaksi
Redaksi

Senin, 12 Oktober 2020 13:26

Demo omnibus law di Medan yang berakhir ricuh.
Demo omnibus law di Medan yang berakhir ricuh.

Demo Omnibus Law Ricuh, Ketua KAMI Medan Ditangkap

Ketua KAMI Medan ditangkap. Itu terkait ricuh demo omnibus law di Medan.

MEDAN, BUKAMATA - Ketua KAMI Medan, Khairi Amri, ditangkap polisi. Itu setelah demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Medan, berakhir ricuh.

Saat ini, Khairi masih diperiksa polisi. Itu diungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, Senin (12/10/2020).

Kombes Riko belum merinci penangkapan itu. “Nanti hasilnya akan disampaikan,” ujarnya singkat.

Khairi ditangkap atas dugaan pelanggaran UU ITE. Itu penjelasan pengacara Khairi Amri, Abdul Hakim.

Menurut Hakim, saat ini kliennya sedang berada di kantor polisi.

“Sebetulnya begini, KAMI ini kan stigma. Contoh misalnya kalau partai tertentu korupsi ketuanya, apa partainya ikut? Justru karena ini pertanggungjawaban personal kan. Kalau dihubung-hubungkan semua punya hubungan. Barangkali begitu poinnya,” tuturnya.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin sebelumnya mengungkap, ada dugaan keterlibatan KAMI dalam demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja yang berujung ricuh di Medan.

“Ada keterlibatan KAMI, Kesatuan Aliansi Membela Indonesia dan semua ada dua grup, KAMI Medan sama KAMI Medan News,” kata Martuani, Senin (12/10/2020).

Martuani di depan rapat Forkopimda Sumut bersama perwakilan buruh di aula rumah dinas Gubernur Sumut (Gubsu) yang dipimpin Gubsu Edy Rahmayadi memaparkan, KAMI yang dimaksud adalah Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, koalisi yang dideklarasikan oleh Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin.

Ada juga tangkapan layar grup WhatsApp bernama KAMI Medan yang ditampilkan.

“Mengamankan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) An Hairi Amri yang diketahui penyuplai logistik,” tulis Martuani dalam poin ketujuh materi paparannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Medan #KAMI #demo omnibus law

Berita Populer