Redaksi
Redaksi

Selasa, 06 Oktober 2020 13:43

Ilustrasi
Ilustrasi

Usai Todong Kapolsek Bonto Bahari, Brigadir AF Juga Keluarkan Pistol di Acara Tahlilan Warga

Aksi koboi oknum anggota Polairud di Tanjung Bira, sempat membuat warga cemas.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Sabtu malam, 3 Oktober 2020. Di sebuah acara tahlilan di dekat pantai Bira, Brigadir AF mengeluarkan pistol. Oknum anggota Polairud Polda Sulsel itu, memperlihatkan senjatanya ke warga yang tengah berduka.

Beruntung, pemilik rumah yang tahlilan atas meninggalnya istrinya, tidak terpancing.

"Dia mampir di salah satu warga lagi, kebetulan ada warga kami yang berduka juga, meninggal istrinya, sedang tahlilan, mampir lagi di sana dia lakukan lagi hal yang sama," ungkap Kapolsek Bonto Bahari, AKP Akbar Munir.

Meski tak terpancing, namun warga sempat khawatir saat Brigadir AF datang dan berbuat onar.

"Dia cuma kasih keluar senjata saja, kasih lihat warga. Tapi kan namanya senjata, kan warga takut. Apalagi orang dalam kondisi kurang sadar. Kalau orang sadar, kan masih bisa diini (dikondisikan)," ungkap AKP Akbar.

Sebelumnya, AKP Akbar dan anak buahnya juga sempat ditodong oleh Brigadir AF. "Ini isinya 12 biji (peluru)," ujar Brigadir AF sambil menunjuk-nunjukkan pistolnya ke AKP Akbar dan anggotanya.

Meski gemetar, namun AKP Akbar tak memperlihatkan itu ke anak buahnya. Dia berusaha menenangkan anggotanya yang juga bersenjata. Lalu, sambil pura-pura menelepon, Kapolsek meninggalkan lokasi itu.

Aksi koboi Brigadir AF berawal di salah satu kafe di Tanjung Bira. Dia di bawah pengaruh miras. Brigadir AF menyiramkan sebuah minuman yang dipesannya kepada pelayan. Juga memecahkan gelas.

Sang pelayan yang ketakutan menghubungi salah seorang anggota Polsek. Saat anggota polsek di lokasi dan hendak menenangkan pelaku, dia justru ditantang pelaku dengan mengeluarkan pistol.

Anggota Polsek Bonto Bahari itu, memilih pulang, guna menghindari insiden. Namun, Brigadir AF mengikuti hingga di gerbang masuk Tanjung Bira, dia melihat Kapolsek Bonto Bahari dan anggotanya. Di situlah dia menodongkan pistol.

Saat ini, Brigadir AF sudah ditangani kesatuannya Sat Polairud Polda Sulsel, juga Propam Polda Sulsel. Itu atas koordinasi Kapolres Bulukumba, AKBP Gany Alamsyah dengan Satpolairud Popda Sulsel, juga dengan Propam Polda Sulsel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Penodongan pistol #Polisi mabuk #Polisi mengamuk #Bulukumba