MAKASSAR, BUKAMATA - Kamis, 1 Oktober 2020. Sore itu, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Makassar (UIM), sedang berkumpul di Sekretariat Mapala, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar. Sedang bersiap-siap untuk rapat.
Tiba-tiba, sejumlah orang tak dikenal menggunakan topeng datang menyerang. Mereka melontarkan anak panah dari busur. Juga menembakkan senjata api rakitan atau yang disebut papporo. Tak sampai di situ, mereka juga membakar sejumlah sepeda motor.
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Makassar Iptu Muhlis, Jumat (2/10/2020), membenarkan insiden itu. Menurutnya, pelaku ada sekitar 20 orang. Mengenakan penutup wajah. Langsung menyerang dengan cara mendobrak pintu sekretariat, kemudian melepaskan anak panah busur.
Ada salah satu anggota Mapala UIM bernama Fatur (25), mengalami luka akibat terkena busur pada bagian kaki.
Para anggota Mapala, sempat melakukan serangan balasan. Mereka mengejar balik penyerang usai menembakkan paporo ke arah sekretariat. Para penyerang dikejar hingga ke gerbang kampus.
Di gerbang kampus itulah terjadi perkelahian antara kelompok mahasiswa. Dua sepeda motor yang diduga kuat kendaraan milik pelaku penyerangan, dibakar.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan. Kepala Humas UIM, dr Wachyudi Muchsin SH membenarkan adanya insiden itu. Namun kata pria yang akrab disapa dr Yudi ini, masalahnya sudah kelar. "Kemarin peristiwanya. Tapi sekarang masalahnya sudah kelar," ujar dr Yudi.
BERITA TERKAIT
-
200 Mahasiswa UIM Ikut Dialog Penguatan Moderasi Beragama dan Dakwah Inklusif ll
-
Munafri Hadir di Tengah Bentrok Warga Tallo, Minta Satpol PP Bantu TNI - Polri
-
Polisi Gagalkan Tawuran Antar Kelompok di Jeneponto, Belasan Remaja Diamankan
-
Pelajar SMA Dibacok dan Dilindas Motor Gegara Tawuran
-
Situasi Kamtibmas Kondusif, Kasus Tawuran Nihil di Kecamatan Ujung Tanah