Redaksi : Kamis, 01 Oktober 2020 13:09
Bupati Takalar, H Syamsari berbicara di depan tokoh masyarakat Kecamatan Marbo, terkait Takalar 100% ODF.

TAKALAR, BUKAMATA - Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM memimpin secara langsung rapat koordinasi dengan aparat pemerintahan Kecamatan Mangarabombang (Marbo), Kamis, 1 Oktober 2020. Rapat itu terkait pencapaian ODF di Kecamatan Marbo.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Takalar. Dihadiri Asisten I Setda Kabupaten Takalar, Kadis Kesehatan, Camat Mangarabombang, Para Kepala desa/lurah, Ketua BPD dan Ketua LPM se-Kecamatan Marbo.

Bupati Takalar dalam rapat tersebut mengatakan, pertemuan internal itu untuk membahas beberapa hal terkait pencapai Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Takalar, peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi, termasuk rencana pembangunan Kawasan Briket Nusantara (KBN).

Dia menambahkan, dari 10 Kecamatan se-Kabupaten Takalar, tersisa 2 kecamatan yang belum ODF. Salah satunya, Kecamatan Marbo.

"Untuk itu, hari ini kita melakukan rapat khusus berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah desa se-Kecamatan Marbo, untuk menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya.

Syamsari juga meminta, dalam rangka menuju desa yang sehat, agar ada koordinasi yang serius dan terus menerus antara komponen desa dengan puskesmas dalam pendataan di masyarakat yang belum memiliki jamban. Bupati terus mengupayakan, agar di Desember, Kabupaten Takalar sudah 100% mencapai ODF. Karena itu kata dia, sangat berpengaruh dengan IPM.

"Masyarakat yang belum memiliki jamban, dapat memanfaatkan jamban kelompok yang pernah dibangun oleh PNPM, yang dapat dimanfaatkan beberapa keluarga. Satu bulan ke depan, kita akan mengevaluasi apakah jamban kelompok itu berfungsi. Jika tidak berfungsi, pemerintah setempat bersama TNI/Polri akan segera membangun jamban bersama yang bisa menutupi kekurangan jamban sehingga 100 % Kecamatan Marbo dapat mencaai ODF," tutup Bupati Takalar.

Sementara itu, Syahrir yang baru beberapa hari dilantik sebagai Camat Mangarabombang menyampaikan, untuk Kecamatan Marbo, ada sekitar 300 lebih KK yang sudah memiliki jamban dan sebanyak 172 KK yang belum ODF. Dengan kerjasama pemerintah desa, Syahrir berupaya agar seluruh warga di Kecamatan Marbo 100% ODF.