PASER, BUKAMATA - Tujuh hari Hamade (65) terombang-ambing di laut lepas. Saat ia kapalnya bocor ketika tengah menangkap ikan.
Itu pada Kamis (17/9/2020) pukul 09.30 Wita saat sedang melaut. Sebelum kapal tenggelam, Hamade sempat mengambil boks ikan, untuk menyelamatkan diri di tengah laut Kalimantan Timur.
Selama seminggu dia terombang-ambing. Hamade mengaku, ada banyak kapal yang melintas di depannya. Tapi herannya, tak ada kapal yang menolongnya.
Hamade akhirnya ditolong nelayan yang melintas di perairan lepas Tako Bendera, Tanah Grogot, Kalimantan Timur, Kamis (24/9/2020) pukul 15.00 Wita. Video evakuasi Hamade sempat ramai beredar di medsos. Dalam video berdurasi 2 menit lebih tersebut, terlihat Hamade sudah dalam kondisi lemas. Selama satu pekan di tengah lautan dia tidak makan.
Kejadian nahas itu tak membuat Hamade berhenti menjadi nelayan. Dia mengaku masih ingin menangkap ikan di lautan.
"Rencananya ini saya mau pergi ke laut lagi, tapi belum ada kapal yang bisa dipakai," ucap Hamade, Selasa kemarin.
Hamade saat ini sudah berada di tengah-tengah keluarganya. Setelah selamat, dia bisa berkumpul bersama anak dan cucunya. Itu dibenarkan Kapolres Paser AKBP Eko Susanto. "Korban saat ini berada di Kabupaten Kukar. Ia meminta kepada nelayan yang menemukan untuk dibawa ke rumah keluarganya yang berada di sana," ujar Kapolres.
Tapi dia kukuh menyatakan akan kembali melaut meski keluarga melarang.
"Keluarga sih melarang, tapi mau gimana lagi, tidak ada kerjaan saya di sini," ungkapnya.
Saat ini Hamade berharap mendapatkan bantuan kapal dari pemerintah setempat. Agar dirinya bisa kembali mencari nafkah bagi keluarganya.
Hamade mengaku tidak takut, jika hal serupa kembali menimpanya saat pergi melaut mencari ikan.
"Kita serahkan sama Tuhan. Jika terjadi lagi, mau gimana lagi. Tapi mungkin saya pergi tidak akan jauh-jauh," ujarnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Baksos Kodaeral VI Bagikan Sembako kepada Nelayan Selayar di Tengah Laut
-
Ratusan Kapal Vietnam Bebas Tangkap Ikan di Laut Natuna, Nelayan Minta Pemerintah Bertindak
-
4 Nelayan Indonesia Gugat Perusahaan Tuna Raksasa Amerika
-
Tamsil Linrung Dukung Presiden Hapus Utang Petani, Nelayan dan UMKM
-
Undang HNSI, Pj Gubernur Bahtiar Serap Aspirasi Nelayan Sulsel