Survei DPP Golkar: Elektabilitas Tajerimin-Havid Melonjak Sepanjang Agustus
Pasangan Tajerimin-Havid Fasha (Tahfidz), terus menunjukkan elektabilitas yang menggembirakan. Itu berdasar hasil survei DPP Partai Golkar untuk Pilkada Maros.
MAROS, BUKAMATA - Sejak memastikan paket koalisi di Pilkada Maros, Andi Tajerimin-Havid Fasha semakin fokus mensosialisasikan program-program unggulan mereka. Hasilnya signifikan. Misalnya dalam hasil survei yang dirilis DPP Partai Golkar, Jumat, 18 September 2020 .
Pasangan berjuluk Tahfidz yang disung Golkar PKB, Demokrat, dan Gerindra itu mengalami kenaikan elektabilitas 11 persen sepanjang Agustus.
"Satu-satunya pasangan yang naik. Lainnya cenderung stagnan, bahkan salah satunya turun," ujar Nurhasan, Ketua Tim Pemenangan Keluarga Tahfidz.
Survei ini digelar 20-30 Agustus 2020. Oleh Pusat Demokrasi dan Hak Azasi Malanusia (PusdeHAM) Universitas Ailangga (Unair) Surabaya, lembaga tepercaya yang memang menjadi langganan DPP Partai Golkar.
Ketua DPD II Partai Golkar Maros yang juga Ketua Tim Pemenangan Tahfidz, Andi Patarai Amir, bilang, survei terbaru itu menjadi tambahan semangat untuk terus bergerak. Apalagi sejak deklarasi dan mendaftar di KPU Maros, 4 September 2020, Tajerimin maupun Havid serta para tokoh utama di tim semakin intens ke akar rumput.
Meski tak dibuka keseluruhan kepada wartawan, Patarai menyebut bahwa ada hal yang patut dicermati. Pertama, lompatan elektabilitas Tahfidz yang naik signifikan 11 persen dalam waktu sebulan saja. Kedua, angka swing voter yang masih sangat tinggi. Hal itu juga yang menurutnya mendorong internal tim melakukan optimalisasi. Sebab ternyata masih sangat banyak calon pemilih yang belum menentukan sikap.
"Dengan program-program unggulan yang Tahfidz miliki, kami yakin bisa menyentuh hati masyarakat," ucapnya.
Patarai pun meminta tim pemenangan serta jaringan parpol pengusung menggenjot sosialisasi program. "Jadi kita harus lebih cermat untuk melakukan pergerakan, yaitu berdasarkan data untuk memastikan kepastian pemilih," imbuh Ketua DPRD Maros itu.
Nurhasan menambahkan, dengan waktu dua bulan lebih, masih sangat cukup untuk menjangkau para calon pemilih, memperkenalkan program.
"Misalnya program beasiswa dari APBD setiap tahunnya untuk siswa, mahasiswa, dan warga Maros yang mau lanjut studi ke jenjang lebih tinggi, serta gratis pakaian sekolah dari kaki sampai kepala. Itu sangat seksi dan terbukti digemari sejauh ini," ucapnya.
Program gratis lain semisal gratis layanan kesehatan Oto Dottoro, gratis sambungan baru PDAM, gratis biaya bantuan hukum, hingga gratis perlengkapan mayat serta biaya ambulans dan biaya pemakaman untuk masyarakat prasejahtera juga diyakini akan jadi sebab masyarakat memilih Tahfidz.
Belum lagi program unggulan seperti penyediaan 10.000 lowongan pekerjaan, pembangunan GOR dan membangkitkan Persim Maros, pembangunan sirkuit berbasis pariwisata, bantuan pembangunan rumah layak huni, hingga peningkatan insentif bagi kepala dusun, RT/RW, imam masjid, guru mengaji, dan petugas marbot.
Kemudian subsidi pupuk dan bibit bagi petani, mendorong kredit tanpa bunga untuk UMKM, revitalisasi pasar rakyat menjadi pasar modern, gerakan masjid cantik, dan tak kalah penting peningkatan kualitas kesejahteraan guru PNS dan honorer.
"Masih ada lagi program unggulan kita. Bisa dibandingkan dengan semua visi misi yang ada untuk pilkada ini, insyaallah Tahfidz yang terbaik," sergah Nurhasan.
Rilis survei kemarin dikemas dalam rapat maraton via Zoom bersama pengurus DPD I dan DPD II serta seluruh kandidat yang diusung di Pilkada Serentak 2020. Isinya adalah pemaparan hasil survei, pematangan strategi, dan pemetaan pergerakan.
Ketua Tim Pemenangan Tahfidz, Andi Patarai Amir; Ketua Tim Pemenangan Keluarga Tahfidz, Nurhasan; dan Ketua DPD Gerindra Maros, Muhammad Ilyas Cika, mengikuti dari Kantor DPD II Golkar Maros. Sedangkan Tajerimin memantau dari ruang kerja kantornya di Makassar.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
