PELEMBANG - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima Ketua Pengurus Pembina Adat Sumsel, Albar Sentosa Subari dalam rangka silaturahmi dan berdiskusi terkait tentang adat di (Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jumat 28/8/2020).
"Saya ingin dan bertanya perlu adanya inventarisasi yang terkait dengan adat baik itu masalah pakaiannya serta zonasinya agar jelas adatnya," kata Herman Deru
Ia menyampaikan, selama ini masalah adat baik itu seni, budaya dan lainnya sudah cenderung jarang diperbincangkan. Padahal, semua itu adalah aset besar Sumsel yang tak ternilai, dan berharap adat istiadat Sumsel dapat dilestarikan sampai ke generasi berikutnya.
“Saya khawatir kalau ini tidak segera dibentengi, bagaimana anak cucu kita nanti bisa tahu adat istiadat mereka" ”ujarnya
Ia menyampaikan, selama ini masalah adat baik itu seni, budaya dan lainnya sudah cenderung jarang diperbincangkan. Padahal, semua itu adalah aset besar Sumsel yang tak ternilai, dan berharap adat istiadat Sumsel dapat dilestarikan sampai ke generasi berikutnya.
Ditambahkannya, adat budaya merupakan suatu benteng jati diri untuk menghindari pengaruh budaya luar begitu derasnya yang sangat mempengaruhi generasi penerus sehingga norma adat istiadat atau tatanan yang selama ini di masyarakat akan tergeser.
Untuk itu, sangat diperlukan sumbangsih dan pemikiran dari para pengurus maupun anggota untuk menuntun serta membentengi menciptakan penerus agar adat budaya tetap lestari.
"Saya ingin menjadi muatan lokal bagi sekolah di seluruh kabupaten / kota se Sumsel. Dan sebagai pembina adat harus menjadi pembina seluruh suku bukan satu daerah," ucapnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Produksi Melimpah, Pemprov Sumsel Kirim 494 Ton Beras ke Jakarta
-
Amson Padolo Buka Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral
-
Nurdin Abdullah Serahkan 10 SK PLH Bupati di Sulsel
-
Gubernur Sumsel Ajak Penyelenggara Telekomunikasi Sinergi Atasi Blank Spot
-
Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp100 Juta untuk Bedah Enam Rumah Tak Layak Huni