MAKASSAR, BUKAMATA - Senin, 24 Agustus 2020. Akun Facebook Abdul Karim Makassar, memposting permohonan bantuan. Kemenakannya menjadi korban salah tangkap. Dia bahkan memposting foto kemenakannya, MF (13). Mata kirinya lebam. Katanya bekas pukulan.
Selasa, 25 Agustus 2020. Abdul Karim kembali memposting. Dia menyebutkan, postingannya sudah dihapus. Kecuali yang luput dari dia. Pasalnya, permasalahan itu sudah ditangani Propam Polda Sulsel.
"Oknum polisinya sudah diamankan Propam Polda Sulsel. Berkat kalian semua," tulis Abdul Karim.
Abdul Karim (37) menyebutkan, hari itu, Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari. MF keluar rumah untuk mencari ikan di lelong, sebuah tempat pelelangan ikan di Kota Makassar.
Bertepatan waktu itu, ada sejumlah orang yang berlari ke arah MF usai diburu polisi karena terlibat tawuran.
Karena takut, MF ikut lari. Namun apes. Dia tersusul oleh polisi. Wajahnya pun dihantam.
"Pas anak tawuran itu dikejar dia ikutan lari, takut kan, pas didapat dihantam mukanya," beber Abdul.
Orang tua korban sendiri belakangan baru mengetahui MF ditangkap dan baru mejemput MF di Polsek pada keesokan harinya, Sabtu (22/8/2020). Mereka kemudian histeris karena wajah MF terluka.
Kasus ini kata Abdul Karim, sudah diproses Propam Polda. Pihak Propam Polda Sulsel telah mendatangi Polsek Bontoala pada Senin (24/8/2020) malam.
Hanya, Propam tak memberikan komentar kepada awak media. Kapolsek Bontoala, Kompol Andriani Lilikay juga memberi jawaban singkat. "Silakan ke Propam Polda, kasusnya sudah ditangani Propam Polda," ujarnya.
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penyebaran Konten Pornografi Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
Dari Sidik Jari, DVI Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Korban Kedua Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Lolita Wibisono
-
Viral Video Dugaan Penganiayaan Ibu dan Anak Balita oleh Mantan Suami di Takalar
-
Tak Terima Ditegur Saat Ugal-ugalan Berkendara, Dua Pemuda di Bone Aniaya ASN