Mengenal Dokter Elvira PNS Pemkot Makassar, Dipercaya Kemenkes Terjun langsung di Aceh
02 Februari 2026 20:17
Sebelum menganiaya kedua korban, pelaku sempat cekcok dengan istrinya, Mariani (60).
BUKAMATA - Kesal ditegur saat main handphone, Supomo (45) warga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, tega membacok anak dan cucu tirinya dengan pisau pemotong sawit atau egrek.
Peristiwa pembacokan terjadi pada Sabtu (15/8), di kediaman korban Siska (40) dan RZ (5), di Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Sebelum menganiaya kedua korban, pelaku sempat cekcok dengan istrinya, Mariani (60).
"Persoalan dipicu lantaran Mariani menegur pelaku yang sering main handphone seolah tidak menghargainya," kata Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatupang, Senin (17/8/2020).
Tidak terima ditegur, pelaku justru mengambil handphone milik sang istri lalu membantingnya. Selanjutnya, pelaku pergi ke warung tuak. Pelaku baru pulang ke rumah pukul 19.00 WIB, namun ia tidak menemukan istrinya. Dia pun mencari ke rumah tetangganya yang bernama Welas (67). Kebetulan istrinya ada di sana.
"Namun setelah mereka bertemu kembali, terjadi pertengkaran dan masing-masing pergi meninggalkan rumah tersebut," ujar Robinson.
Pelaku lalu mengambil egrek di rumah dan kembali mencari istrinya di rumah tetangganya. "Namun tersangka tidak menemukan istrinya yang ternyata sudah pergi," ujar Robinson.
Saat perjalanan pulang, kata Robinson, pelaku melihat anak dan cucu tirinya sedang duduk di teras rumah. Seketika, pelaku langsung membacok kedua korban.
"Karena emosi tidak menemukan istrinya di rumah Ibu Welas, kemudian pelaku melakukan pembacokan terhadap Siska dan anaknya secara membabi buta, dengan menggunakan sebilah egrek sawit," ujar Robinson dilansir Kumparan.
Akibat kejadian itu, Siska mengalami luka robek di bagian leher belakang dan juga di kedua lengannya.
"Sedangkan korban RZ mengalami luka robek pada kepala bagian atas, luka robek di belakang telinga sebelah kanan, luka gores di pipi sebelah kanan, luka robek di lengan bagian bawah sebelah kanan, lalu patah tulang kanan bagian bawah," ungkap Robinson.
Polisi bersama petugas medis saat mengevakuasi ibu dan anak yang menjadi korban pembacokan ayah tirinya di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Melihat aksi brutal pelaku, masyarakat langsung mencoba menghentikannya. Namun karena tersulut emosi masyarakat malah main hakim sendiri.
"Hingga pelaku Supomo mengalami luka robek di lengan sebelah kanan, kiri dan juga luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan," ujarnya.
Kedua korban lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sedangkan pelaku diboyong ke Satreskrim Polres Serdang Bedagai guna pemeriksaan lebih lanjut.
02 Februari 2026 20:17
02 Februari 2026 19:59
02 Februari 2026 19:38
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 13:45