Redaksi : Jumat, 07 Agustus 2020 10:29
Tracy Chamoun

BEIRUT, BUKAMATA - Tracy Chamoun, tak mampu memendam kekecewaannya. Dia menilai, seharusnya nyawa 78 orang lebih bisa diselamatkan andai pemerintah perhatian dan tidak lalai.

Karenanya, Tracy sebagai bagian dari pemerintah, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Duta Besar Lebanon untuk Yordania.

"Saya mengumumkan pengunduran diri saya sebagai duta besar ... sebagai protes terhadap kelalaian negara, pencurian, dan kebohongan," kata Chamoun, dilansir dari AFP, Jumat (7/8/2020).

Chamoun diangkat sebagai duta besar sejak 2017 lalu, oleh Presiden Michel Aoun.

Ini pengunduran diri kedua pasca ledakan dahsyat yang meluluhlantakkan Kota Beirut. Sebelumnya, anggota parlemen Marwan Hamadeh telah mengundurkan diri pada Rabu (5/8/2020) karena ledakan itu. Menurut pihak berwenang, ledakan itu dipicu api yang menyulut 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan sembarangan di sebuah gudang di pelabuhan Beirut.

Para penguasa negeri itu, yang telah lama dituduh tidak cakap dan korupsi, telah menjadi sasaran gerakan protes yang dimulai Oktober tahun lalu, untuk menuntut perubahan sistemik.

Negara kecil Mediterania sejak itu dicengkeram oleh krisis ekonomi terburuk sejak perang 1975-1990, yang semakin memicu sentimen anti-pemerintah.

Setelah ledakan dahsyat di Beirut tersebut, banyak warga Lebanon diliputi amarah. Mereka melihat ledakan itu sebagai ekspresi yang paling mengejutkan dari ketidakmampuan kepemimpinan pemimpin mereka.