PALEMBANG - Gubernur Sumatra Selatan H. Herman Deru membuka acara Pelatihan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Versi 2.02 perangkat desa Okut, di The Zuri Hotel, Minggu (2/8/2020).
Herman Deru mengatakan, implementasi keuangan sangat dibutuhkan dalam menjalankan sistem daerah itu sendiri, dengan keselarasan visi yang diperoleh dalam kegiatan ini diharapkan dapat menopang kinerja daerah tersebut agar lebih baik.
"Kesamaan visi memang diperlukan, tetapi juga perlu ada niat, tanpa niat yang baik semuanya tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu saya meminta bekerjalah dengan hati untuk mendapatkan hasil yang juga baik," ujar Herman Deru.
Ia juga mengingatkan para pejabat baik tingkat kabupaten / kota maupun provinsi, agar tidak mengintimidasi pengelolaan uang dengan jaminan, tetapi lebih untuk memberikan bimbingan dan pertanggungjawaban terhadap pengelolaan keuangan yang menjadi tanggung jawabnya.
"Meminta sistem keuangan ini membutuhkan SDM yang ahli, saya berharap Kemendagri dapat mempertahankan sistem keuangan ini agar tidak berubah, karena tidak mudah mencari SDM yang ahli dalam melaksanakannya," katanya ..
Herman Deru menjelaskan, saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel berada pada nilai 4,98%, yang berarti berada di atas Nasional dengan nilai 2,97%. "Dengan nilai yang didapat, tunjukkan keuangan pembangunan yang benar-benar pasti akan berjalan baik untuk pertumbuhan ekonomi di Sumsel," ujar dia.
Pengimplementasian Sistem Keuangan Daerah OKUT dilakukan oleh 305 desa dengan 2 gelombang pelaksanaan. Saat ini diikuti 151 desa dan 154 desa pada 6 Agustus 2020.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Produksi Melimpah, Pemprov Sumsel Kirim 494 Ton Beras ke Jakarta
-
Amson Padolo Buka Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral
-
Nurdin Abdullah Serahkan 10 SK PLH Bupati di Sulsel
-
Gubernur Sumsel Ajak Penyelenggara Telekomunikasi Sinergi Atasi Blank Spot
-
Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp100 Juta untuk Bedah Enam Rumah Tak Layak Huni