TAKALAR, BUKAMATA - Menuju adaptasi kebiasaan baru, pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, menggelar pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang dilaksanakan di Hotel Pantai Topejawa selama tiga hari, yakni 28-30 Juli 2020.
Pelatihan ini untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelola destinasi Kabupaten Takalar. Juga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Takalar.
Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta yang membuka langsung kegiatan ini, meminta agar pengembangan Pariwisata di Kabupaten Takalar tetap dijaga dan ditingkatkan, mengingat letak yang strategis serta didukung oleh potensi destinasi yang sangat menarik.
"Pariwisata Takalar memiliki potensi destinasi yang sangat menarik dan letaknya sangat strategis, ini yang perlu dikembangkan," ungkapnya.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Takalar yang diwakili oleh Bapak Budiar Rosal Saleh, SST.P., M.Adm. Pem. dengan Program Studi Bina Wisata Universitas Fajar yang diwakili oleh Nasrullah, SST.Par., M.Sc.
Pelatihan ini dihadiri oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai unsur, di antaranya, SKPD, Pengelola Destinasi, Generasi Persona Indonesia, dan Kelompok Sadar Wisata.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Daeng Manye Tegas ke ASN Takalar: Jangan Hanya Absen, Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Publik
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan
-
Genjot Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi, Pemkab Takalar Satukan Komitmen Percepat Pengembangan Tujuh Destinasi Unggulan