GOWA, BUKAMATA - Gani adalah seorang penjual daging. Senin, 27 Juli 2020, dia berjalan menuju pasar di dekat Balla Lompoa, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tiba-tiba dia melihat sebuah kantong plastik berisi dompet. Di dalamnya ada uang tunai Rp12 juta.
Kemudian dia ke pasar. Ada dua pasar itu dia datangi. Dia berkali-kali menanyakan ke orang-orang, siapa yang kehilangan dompet. Namun, tidak ada yang mengaku.
Karena tidak menemukan pemiliknya, Gani lantas membawa pulang plastik yang berisi dompet dan uang tersebut ke rumahnya. Namun Gani tidak pernah tenang. Lantaran menganggap pemilik uang tersebut pasti sedang risau.
Gani lantas berdoa dipertemukan si pemilik dompet. Dia bertekad, dia harus kembalikan uang itu. Kemudian dia menghubungi polisi.
"Memang ada penjual daging itu yang menemukan dompet berisi uang Rp12 juta, kemudian dia hubungi polisi supaya bisa dikembalikan," ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, kemarin.
Sementara itu, Satuan Sabhara Polres Gowa, yang menerima laporan Gani, lantas membuka isi dompet. Dia menemukan identitas pemilik bernama Asrul. Polisi dan Gani pun langsung bergerak ke alamat Asrul di Pallangga, Gowa, pada Selasa (28/7/2020).
"Dikembalikanlah itu uang sama yang bersangkutan dan senanglah yang punya uang itu," terang Tambunan.
Menurut Tambunan, Asrul sangat berterima kasih kepada polisi dan terutama kepada Gani. Pasalnya, uang tersebut adalah modalnya buat usaha.
"Dia itu senang sekali karena ternyata si Asrul ini dia pedagang juga sebenarnya. Jadi uang itu adalah modal usaha. Dia bilang dia sudah pasrah sebenarnya karena sempat berpikir kalau uang itu sudah tidak mungkin kembali lagi," katanya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Mengenal 'Poppo', Hantu yang Gegerkan Warga Gowa
-
200 KK di Gowa Bakal Dapat Pasokan Air dari Pembangunan Sumur Bor
-
Tingkatkan Kualitas Pertanian Sulsel, Ridwan Andi Wittri Bagikan 1.091 Unit Pompa Air BBG
-
Terekam CCTV, Perempuan Berdaster di Gowa Curi Tempe Hingga Kacang
-
Ayah di Gowa Tega Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil, Aksi Biadab Terbongkar Setelah Korban Periksa ke Puskesmas