MAKASSAR, BUKAMATA - Kamis, 29 Juli 2020. Fajar baru akan menyingsing. Jarum jam menunjuk pukul 04.30 Wita. Di subuh yang dingin, Nasrul merapatkan jaket. Ketika tiba-tiba dia melihat ada cahaya merah dari lantai dua Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, di Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Nasrul lalu bergegas naik. Alangkah kagetnya saat mengetahui, cahaya itu adalah api yang berkobar.
"Kebakaran!!! kebakaran!!!," teriak Nasrul berulang-ulang, membuat warga lain bergegas ke lokasi.
Baca Juga :
Sebagian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian lain, menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Makassar.
Api dengan cepat menyebar, hingga menghanguskan seluruh isi ruangan di lantai satu dan lantai dua kantor yang terletak di Tamalanrea tersebut.
Sebanyak 23 unit armada Damkar silih berganti datang. Sirine bersahut-sahutan. Ada 80 personel dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.
Hingga pukul 06.00 Wita, api masih berkobar di lantai 2. Terlihat beberapa personel kewalahan meredam api. Kebakaran baru dipadamkan setelah tiga jam petugas berjibaku dengan api.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM mengaku belum mengetahui informasi jelas tentang motif terjadinya kebakaran.
"Saya baru datang, belum tahu jelas apa motifnya unsur dari kebakaran itu," jelasnya saat ditanya di lokasi kebakaran.
Kerugian juga belum ditaksir akibat kebakaran tersebut.
Penulis : Andis