Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Rabu, 01 Juli 2020 17:02

Aksi Papua Merdeka di Kota Makassar. (FOTO/Andis)
Aksi Papua Merdeka di Kota Makassar. (FOTO/Andis)

Nyaris Baku Hantam, Aksi Papua Merdeka di Makassar Dihadang Mahasiswa

Sekitar 30 orang yang melakukan aksi gerakan Papua Merdeka.

MAKASSAR - Puluhan orang menggelar aksi Papua Merdeka unjuk rasa di Jalam Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu (1/7/2020). Namun, unjuk rasa tersebut dihadang sejumlah organisasi.

Awalnya, sekitar 30 orang yang melakukan aksi gerakan Papua Merdeka. Mereka menuntut Papua merdeka dan meminta sejumlah tahanan politik untuk dibebaskan.

Dalam aksinya, mereka menyanyikan lagu dengan lirik 'kami Papua Merdeka, kami bukan bendera merah putih'. Mereka sambil membawa petaka dengan gambar bendera Papua Merdeka.

Tak berselam lama, aksi tersebut dihadang organisasi Pemuda Pancasila, Sapma PP, Brigade Muslim Indonesia, Laskar Merah Putih, Aliansi Mahasiswa Pemuda. Dengan tujuan menghentikan aksi tersebut.

Ketua Umum Brigade Muslim Indonesia sekaligus kader Pemuda Pancasila, Muhammad Zulkifli mengatakan, pihaknya menolak dengan keras aksi Papua Merdeka.

"Kami disini sepakat berhadapan sama mereka yang mengatakan Papua Merdeka, intinya kami sepakat untuk menghentikan dan menghalau mereka yang hari ini muncul secara tiba-tiba, untuk menuntut dan meminta Papua Merdeka dan tahanan politik," kata Zulkifli.

Menurutnya, aksi Papua Merdeka merupakan bentuk penolakan terhadapat NKRI. Sebab telah mencederai Pancasila.

"Kami merasa aksi Papua Merdeka itu menggoresi hati kami, padahal harus ditanya bahwa mereka yang membunuh saudara kami di Papua. Intinya tidak ada kata Tri yang merdeka di atas tanah yang merdeka," tutup Zulkifli.

 

 

Penulis : Andis
#Papua Merdeka