Ulfa
Ulfa

Senin, 22 Juni 2020 15:40

John Kei. IST
John Kei. IST

Penjualan Tanah Berujung Penangkapan John Kei Cs

Penyerangan tersebut berawal dari perselisihan antara John Kei dengan Nus Kei.

BUKAMATA - John Kei kembali ditangkap oleh Polda Metro Jaya di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/6) malam. Dia ditangkap bersama 29 orang lainnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana mengungkap motif penyerangan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6) kemarin.

Nana menyebut penyerangan tersebut berawal dari perselisihan antara John Kei dengan Nus Kei. Menurutnya, mereka berdua ini juga masih satu keluarga.

"Ini dilandasi masalah pribadi antara saudara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah," kata Nana, Senin (22/6/2020).

Nana menyatakan masalah pribadi kedua orang ini tak kunjung selesai hingga akhirnya mereka saling mengancam melalui sambungan telepon. Ia mengaku menemukan bukti terkait perintah John Kei untuk melakukan penyerangan.

"Kita membuka hp (handphone) pelaku ini, di mana ada perintah dari John Kei ke anggotanya, indikator dari pemufakatan jahat adanya perencanaan pembunuhan terhadap Nus kei dan ER atau YDR," bebernya.

Dia menyebut peristiwa pertama terjadi di daerah Duri Kosambi, Cengkareng, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu lima sampai tujuh orang dari kelompok John Kei menganiaya satu anggota dari kelompok Nus Kei hingga meninggal dunia.

"Yang bersangkutan meninggal dunia karena luka bacok di beberapa tempat dan satu org lagi putus jari tangan, empat jari tangan putus atas nama AR," katanya.

Kemudian, lanjut Nana, sekitar 15 orang diduga dari kelompok John Kei mendatangi rumah Nus Kei, di Kompleks Green Lake City, Kota Tangerang. Mereka mencari sosok Nus Kei, namun yang bersangkutan tak ada di rumah.

Gerombolan yang diduga kelompok John Kei itu lantas merusak rumah Nus Kei. Tak hanya itu, mereka juga merusak 2 mobil milik Nus Kei dan satu unit mobil lainnya.

Menurut Nana, saat hendak meninggalkan kompleks, mereka merusak gerbang dan mengeluarkan tembakan tujuh kali kali.

"Menyebabkan satu orang sekuriti tertabrak dan satu orang ojol tertembak di bagian jempol kaki kanan dan saat ini keduanya dirawat di RS Medika Karang Tengah," ujarnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#John Kei #Penyerangan

Berita Populer