Redaksi : Kamis, 18 Juni 2020 12:21
Tangkapan layar detik-detik pengrusakan sebuah toko di Maros.

MAROS, BUKAMATA - Kamis, 18 Juni 2020. Sebuah video beredar. Rombongan pengantar jenazah menyerang satu toko bahan bangunan di Jalan Poros, Lingkungan Ballu-ballu, Kecamatan Turikale, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tak hanya itu, seorang pekerja juga tak luput dari penganiayaan rombongan itu. Kejadiannya, Rabu, 17 Juni 2020.

Ketika itu, salah satu mobil pikap milik toko bangunan hendak masuk ke toko. Namun tiba-tiba dari arah Makassar, muncul rombongan pengantar jenazah menggunakan motor dan mobil ambulans dengan cara ugal-ugalan.

Karena merasa jalan mereka dihalangi oleh mobil pikap yang setengah badannya masih di jalan, rombongan jenazah ini langsung mengamuk dan memukul sopir pikap. Bahkan, saat sopir berlari masuk ke dalam toko, para pelaku mengejar dan melempar secara membabi buta masuk ke dalam toko.

"Jadi mobil pikap kami ini mau masuk ambil barang, tapi karena bagian belakangnya masih ada yang di badan jalan, nah ini pengantar jenazah mungkin bilangnya menghalang-halangi jalan. Mereka langsung serang sopir kami dan melempari toko," kata Vivit, seorang karyawan toko, dikutip dari Detik, Rabu (17/6/2020).

Sopir itu terluka akibat ulah rombongan pengantar jenazah. Mobil pikap itu juga rusak. Bahkan, barsng-barang di dalam toko bahan bangunan itu tak luput dari aksi pengrusakan.

Pemilik toko dan juga sopir yang dipukuli pun langsung melapor ke polisi.

"Sopir kami luka karena dipukul, mobil juga rusak karena dilempar. Kami juga syok karena mereka beringas melempar batu ke mana-mana," lanjutnya.

Setelah aksi itu, rombongan langsung kabur. Selang beberapa menit, puluhan warga sekitar langsung berkumpul untuk menunggu rombongan pengantar jenazah itu kembali.

Pihak kepolisian berusaha agar bentrokan tidak terjadi lagi. Semua pengantar jenazah yang hendak melintas dari arah Maros ke Makassar dihalau agar tidak melintas di lokasi awal kejadian.

"Kami antisipasi agar tidak ada bentrokan dengan menghalau semua pengantar jenazah yang mau melintas ke sini. Tadi itu ada tiga rombongan, tapi pelaku penyerangannya ini cuma satu rombongan. Takutnya warga salah sasaran," kata Kabag Ops Polres Maros Kompol Muh Jufri kemarin.

Setelah berhasil menghalau semua rombongan pengantar jenazah yang hendak pulang ke Makassar itu, polisi langsung menggiring mereka ke Polres Maros untuk diamankan sementara. Karena warga yang berada di lokasi kejadian masih tetap berkumpul.

"Kami amankan dulu di Mako karena warga masih banyak yang menunggu di atas. Pelaku penyerangannya sedang kami identifikasi karena kan ada tiga rombongan ini, kita juga tidak tahu rombongan yang mana yang melakukan penyerangan," lanjut Jufri.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by bukamatanews.id (@bukamatanews) on