Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Seorang perempuan telanjang bulat mengamuk di sebuah trotoar di Jalan Kenjeran, Surabaya.
BUKAMATA - Sebuah video yang memperilatkan seorang perempuan telanjang bulat di pinggir jalan di Surabaya viral di media sosial.
Video itu viral setelah diposting oleh Filipus diakun twitter miliknya @filipus_nove pada tanggal 9 Juni.
Dalam video berdurasi 44 detik itu, akun Filipus memberi caption bahwa perempuan yang telanjang di dalam video tersebut adalah seorang dokter gigi di Surabaya yang sedang depresi. Adapun penyebab depresi menurut caption video itu karena suami dan anaknya meninggal karena COVID-19.
Belakang diketahui, kejadian tersebut terjadi di sebuah trotoar di Jalan Kenjeran, Surabaya. Hal tersebut dibenarkan Siti (37), salah seorang pedagang minuman, yang berdagang di sekitar lokasi.
Menurutnya, kejadian itu terjadi pada Senin tanggal 1 Juni sekitar pukul 12.00 siang. Kata dia, perempuan itu sudah telanjang sejak keluar dari rumahnya yang ada di kawasan Lebak.
Usai keluar, perempuan itu kemudian berjalan ke barat sambil mengamuk kepada setiap orang atau pedagang yang dijumpainya di sepanjang jalan.
"Sudah telanjang sejak dari rumahnya. Lalu keluar gang ke jalan raya dan ngamuk mukulin orang-orang," kata Siti, Kamis (18/6/2020).
Siti melanjutkan setelah keluar gang, perempuan itu pertama-tama mengamuk kepada penjual buah dingin dan melempar semua buah yang ada di gerobak. Tak cukup di situ, perempuan itu melanjutkan berjalan dan mengamuk dan sempat memukul penjual pentol keliling.
"Keluar gang itu terus membuang buah tukang buah dari gerobaknya. Kemudian jalan ke sini (barat) terus lagi penjual pentol yang sedang melayani pembeli dipukul sama kaleng sampai berdarah.
"Gerobak pentolnya juga didorong sampai roboh. Itu sampai bibirnya tukang pentol berdarah karena dipukul, terus tangannya juga berdarah. Kena kaca gerobak pentolnya," tambahnya.
Dikatakan Siti, waktu itu tak ada orang yang berani melerai perempuan itu. Pasalnya, perempuan itu dalam kondisi telanjang dan dianggap gila.
"Ya lari semua gak ada yang berani karena dianggap gila. Nah itu habis mukul dan nggulingkan rombong tukang pentol lanjut lagi. Ngamuk sama abah penjual nasi sampai nyungsep diinjak-injak," bebernya kepada Detikcom.
"Abah gak bisa apa-apa. Wong orangnya sudah sepuh mau lari gimana. Itu diinjak-injak. Nah itu orang-orang baru berani dipisah. Tapi gak ada yang berani nangkep. Kalau gak dipisah, mati itu Abah," imbuhnya.
Usai mengamuk, lanjut Siti, keluarga perempuan itu kemudian datang dan memaksanya pulang. Pihak keluarga juga sempat memberi ganti rugi ke pedagang yang terluka.
"Nah setelah itu baru keluarganya datang. Terus dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa pulang. Yang jual pentol itu dikasih duit Rp 500 ribu buat berobat. Kan tangannya berdarah, parah itu," tuturnya.
"Ya cuma penjual pentol yang dikasih ganti rugi. Yang Abah sama penjual buah nggak," tandasnya.
Siti juga membenarkan bahwa perempuan yang ada di dalam video itu merupakan seorang dokter. Sedangkan rumahnya memang berada di Lebak. "Benar dokter. Rumahnya Lebak," tutur Siti.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33