Dia Kira Kambing, Ternyata yang Diparangi adalah Neneknya
Seorang nenek tewas dibantai cucunya. Pelaku berkilah, dia menyangka sang nenek adalah kambing yang masuk ke dalam rumahnya.
SUMSEL, BUKAMATA - Marsum (70) terkapar bersimbah darah. Wanita lansia itu, tewas di tangan cucunya, Heriyadi alias Adi Bin Malut (21), di rumahnya Teluk Kemang, Kelurahan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Peristiwa terjadi pada Senin (16/6/2020) lalu. Bermula saat Adi dan Masrum sedang makan sambil mengobrol. Masrum menasihati cucunya lantaran sikapnya berubah dan sering berbicara sendiri beberapa waktu belakangan.
Setelah itu, Ibu pelaku, Murni keluar rumah dan meninggalkan keduanya.
Namun betapa terkejutnya ia ketika kembali ke rumah. Murni mendapati putranya menggenggam parang dan bersimbah darah.

Adi saat itu mengatakan, dirinya melihat kambing masuk ke dalam rumah.
“Anak saya bilang ada kambing masuk rumah. Darah itu saya kira adalah darah dari tangannya,” kata Murni.
Namun ketika dicek, bukan kambing yang didapati Murni, melainkan ibunya yang tewas dengan sadis.
Setelah kejadian itu, Murni langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.
Beberapa jam setelah itu, polisi langsung menangkap pelaku.
Berdasarkan keterangan Murni, Adi memang kerap berbicara seorang diri beberapa waktu terakhir.
Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando bilang, pihaknya akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.
“Kondisi kejiwaan pelaku ini akan kita periksa. Saat ini, pelaku lebih banyak diam dan belum dapat diajak berbicara,” kata Hernando.
News Feed
GRIB Jaya Sulsel Apresiasi Ditintelkam Polda Sulsel Jaga Kondusivitas Aksi Sumpah Pemuda
31 Oktober 2026 12:23
Shared Heritage: Merawat Jejak Syekh Yusuf sebagai Kekuatan Budaya dan Warisan Peradaban
30 Oktober 2026 21:45
Bupati Luwu Timur: Saya Tidak Akan Biarkan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
30 Oktober 2026 20:01
