PAPUA, BUKAMATA - Alex Tobagau meregang nyawa. Peluru dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) milik kelompok Egianus Kogeya, telah mengakhiri hidupnya.
Dalam akun The TPNPB News, Yodiut Kogeya mengaku kalau yang mereka tembak adalah mata-mata TNI-Polri.
Yodiut memaparkan, penembakan terjadi 8 Juni 2020. Hari itu, korban datang ke markaz TPNPB. Mengaku sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata tersebut.
Yodiut lalu menggeledah. Menemukan pistol berikut amunisi. Juga ponsel Samsung. Yodiut yang dendam karena kakaknya, Sandi Kogeya ditembak mati polisi akibat ulah mata-mata, tanpa pikir panjang, menyalakkan senjatanya.
Alex Tobagau pun terkapar bersimbah darah, dan meninggal di tempat. Di perbatasan Paniai-Intan Jaya, KKB juga merusak dua tower pemancar telekomunikasi.
Sebelumnya, KKB juga menembak warga sipil bernama Yunus Sani. Seperti Alex, Yunus juga dianggap sebagai mata-mata. Eksekusi mati Yunus, disaksikan pendeta salah satu gereja.
Pendeta lantas membawa mayat Yunus untuk dikebumikan secara layak.
BERITA TERKAIT
-
Buron Tujuh Tahun, Penembak Rombongan Tito Karnavian Akhirnya Ditangkap di Puncak Jaya
-
Evakuasi Jenazah Joni Hendra Berjalan Lancar, Satgas Damai Cartenz Siap Tindak Tegas Pelaku Penembakan
-
Satpam SMA di Sleman Jadi Tersangka Pemasok Senjata KKB
-
Pilot Susi Air yang Disandera OPM Akhirnya Bebas Lewat Negosiasi
-
Komandan Koramil 1703-04/Aradide Tewas di Tangan OPM