Redaksi
Redaksi

Selasa, 16 Juni 2020 12:44

ilustrasi
ilustrasi

Gelombang Baru Covid-19 di Beijing, WHO: Ada 100 Kasus

Ada 100 kasus baru Covid-19 di Beijing, China. WHO bilang, ini gelombang baru kasus Covid-19.

BEIJING, BUKAMATA - Dilansir dari AFP, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, gelombang baru pandemi Covid-19 di Beijing, China, mencapai lebih dari 100 kasus.

Menurut WHO, setelah 50 hari tanpa kasus baru, pekan lalu, China melaporkan klaster kasus baru di Beijing. Ada lebih dari 100 kasus sekarang terkonfirmasi.

WHO tak menjabarkan lebih lanjut jumlah pasti kasus baru tersebut. Mereka hanya menekankan, asal dan penyebab gelombang baru ini masih terus diselidiki.

Direktur program darurat WHO, Mike Ryan, bilang, kabar dari Beijing ini mengkhawatirkan karena kota tersebut terkoneksi dengan banyak daerah.

"Beijing merupakan kota besar dan sangat dinamis jadi selalu ada kekhawatiran. Saya rasa kalian bisa melihat tingkat kekhawatirannya dari cara China meresponsnya, dan kami juga memantau ketat," tutur Ryan.

Negeri Tirai Bambu memang langsung menerapkan lockdown atau penguncian wilayah di Beijing pada akhir pekan lalu. Sehari setelah ditemukan kasus infeksi virus corona baru setelah lebih dari 50 hari nihil.

WHO juga langsung menawarkan bantuan kepada pihak berwenang di China, untuk menyelidiki penyebab gelombang baru tersebut.

Gelombang baru ini disebut berpusat di Pasar Xinfadi yang memasok sebagian besar buah dan sayuran segar di Beijing. Pasar yang juga menjual daging dan makanan laut itu telah ditutup sejak Sabtu (13/6) lalu.

China sendiri merupakan episentrum awal penyebaran virus corona yang pertama kali ditemukan di Wuhan pada akhir tahun lalu.

Sejak saat itu, virus corona sudah menginfeksi lebih dari 7,9 juta orang di dunia dan sekitar 433 ribu di antaranya meninggal dunia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Covid-19 #China