PALEMBANG, BUKAMATA - Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru mengapresiasi pemanfaatan teknologi pembayaran non tunai melalui aplikasi QRIS yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Bank Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo di Ruang Tamu Gubernur.
Aplikasi QRIS sendiri merupakan standar Quick Response (QR) Code, untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Sumsel di berbagai kalangan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, utamanya pada masa pandemi Covid-19. Kepedulian tersebut juga dapat dilakukan dengan berbagai cara dan sesuai dengan kemampuan masing-masing," kata Herman Deru, Sabtu (13/06/2020).
Salah satunya kata dia, melalui aplikasi ini, yang dapat digunakan untuk melaksanakan pembayaran zakat, infak, sedekah, dan donasi kini dapat dilakukan dengan mudah memanfaatkan teknologi melalui aplikasi QRIS Bank Indonesia.
"Masa pandemi Covid-19 ini pada akhirnya memberikan inspirasi bagaimana memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya kaum muslimin dan muslimat di Sumsel yang ingin membayar zakat, infak, sedekah ataupun donasi lainnya lewat aplikasi QRIS. Cukup capture barcode-nya dan pembayaran dapat dilakukan," jelas dia.
Menurut Herman Deru, aplikasi QRIS juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi mulai dari berdonasi untuk kegiatan amal dan keagamaan juga berbelanja, terutama di masa pandemi ini.
BERITA TERKAIT
-
Gerakan Tanam Padi El Nino di Sumsel, Mentan SYL Pastikan Kondisi Beras Nasional Aman
-
Produksi Melimpah, Pemprov Sumsel Kirim 494 Ton Beras ke Jakarta
-
Amson Padolo Buka Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral
-
Nurdin Abdullah Serahkan 10 SK PLH Bupati di Sulsel
-
Gubernur Sumsel Ajak Penyelenggara Telekomunikasi Sinergi Atasi Blank Spot