Redaksi
Redaksi

Minggu, 07 Juni 2020 19:55

ilustrasi
ilustrasi

Tragedi Cinta Segitiga di Ngawi, Sebelum Gantung Diri Kadiyanto Cekik Yatmini

Kisah cinta segitiga, antara Yatmini, Kadiyanto dan istrinya berakhir tragis. Yatmini dan Kadiyanto tewas.

NGAWI, BUKAMATA - Polisi menemukan keterkaitan antara jasad Yatmini (36) yang tertutup jerami, dengan jasad Kadiyanto yang tewas gantung diri.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat, Minggu (7/6/2020) mengatakan, pelaku pembunuhan Yatmini, mengarah ke Kadiyanto. Beberapa saksi mata melihat Yatmini dan Kadiyanto keluar bersama pada Kamis, 4 Juni 2020 lalu.

"Sesuai dengan penjelasan saya sebelumnya, bahwa korban Yatmini diduga meninggal Kamis atau Jumat," tegasnya.

AKP Khoirul Hidayat mengatakan, Yatmini ditemukan tewas pada Sabtu, 6 Juni 2020. Jasadnya tertutup jerami di rumah milik Kadiyanto.

Warga kemudian menemukan motor Honda Vario bernopol AE 2924 MZ di tepi Waduk Pondok, Kecamatan Bringin, milik warga Dusun Serenan, Desa/Kecamatan Pangkur ditemukan di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur.

Tak lama berselang, mayat pria bernama Kadiyanto ditemukan gantung diri tidak jauh dari lokasi penemuan motor Honda Vario tersebut.

"Memang saling berkaitan antara ketiga kejadian kemarin. Mulai penemuan mayat yang korban pembunuhan, penemuan sepeda motor sampai orang gantung diri," ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat.

Dari keterangan beberapa saksi, Kadiyanto dan Yatmini merupakan sepasang kekasih. Mereka hendak menikah tetapi terhalang status Kadiyanto yang masih berstatus sebagai suami Kartini.

"Bisa jadi cinta segitiga, karena memang mau menikah. Tapi Kadiyanto masih proses cerai dengan istri sahnya," jelasnya.

Menurutnya, jauh hari sebelum kejadian, keduanya pernah diamankan warga. Akhirnya dibuatlah perjanjian kalau mereka akan melanjutkan hubungan bila sudah bercerai.

Diduga karena cinta segitiga itu, Kadiyanto mencekik leher Yatmini, lalu gantung diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan #Bunuh diri #Gantung diri

Berita Populer