Redaksi : Sabtu, 06 Juni 2020 09:51
Banjir di jalan poros di Luwu. (Foto: Irmus).

LUWU, MAKASSAR - Musim penghujan kembali melanda wilayah Kabupaten Luwu Sabtu (6/6/2020).

Akibat hujan deras 4 desa yakni Desa Keppe, Riwang, Bulante dan Desa Buntu Matabing siaga banjir.

Hingga saat ini, hujan deras masih melanda Luwu. Ruas jalan Trans Sulawesi di poros jalan Larompong dan Suli, mulai tergenang air. Termasuk di kecamatan akses jalan di Suli Barat.

Warga diminta waspada atas musim penghujan yang sedang melanda wilayah Kabupaten Luwu.

Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto, mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir agar tetap waspada di saat musim penghujan yang sedang melanda wilayah Luwu.

"Tingkatkan kewaspadaan, hujan deras bisa berpotensi banjir,l. Saya imbau warga melakukan koordinasi dengan jajaran polsek dan tetap waspada," kata AKBP Fajar Dani Susanto, Sabtu (6/6/2020).

Sebelumnya, pihak BMKG meminta untuk mewaspada cuaca buruk di masa pancaroba. BMKG menyebut, ada potensi hujan deras di Sulsel.

BMKG Wilayah IV Makassar,  meminta warga di Sulawesi Selatan untuk mewaspada atas potensi cuaca buruk. Pasalnya, saat ini  untuk wilayah Sulawesi Selatan, telah memasuki peralihan musim atau pancaroba.

Hujan deras diperkirakan masih berpotensi terjadi di Sulawesi Selatan. Apalagi, saat ini peralihan cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau berlangsung hingga awal Juni 2020 .

Daerah yang potensi hujannya tinggi, termasuk wailayah Sulawesi Selatan bagian timur sepereti Sinjai,  Bone, Bulukumba dan Sengkang. Sementara bagian utara termasuk Palopo, Luwu dan sekitarnya berpotensi alami hujan dengan intensitas ringan. Warga pun diminta untuk tetap waspada atas perubahan cuaca.

Namun pantauan di lapangan, hujan deras masih terus mengguyur wilayah Luwu sejak Jumat (5/6/2020) malam.

Penulis: Irmus

TAG