Redaksi : Senin, 01 Juni 2020 08:28
Oniara Wonda saat ditangkap.

PAPUA, BUKAMATA - Polisi terpaksa menembak betis Oniara Wonda, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) anggota Kelompok Kriminal Bersenjatah ( KKB )  wilayah Pilia. Pasalnya, saat hendak dibekuk aparat tim gabungan Polri, dia sempat melakukan perlawanan, Minggu, 31 Mei 2020.

Satgas Lidik Nemangkawi Puncak Jaya, yang melakukan penyergapan dipimpin oleh Katim Subsatgas Lidik Nemangkawi  Puncak Jaya Bripka Windarko, diback up personel Satbrimobda Polda Jatim BKO Polda Papua dibawa pimpinan Kompol Kuswara, S.H, S.IK serta  Wakapolres Puncak Jaya Kompol M. Kuswicaksono,S.H.

Oniara Wonda merupakan DPO pasukan dari kelompok TPN/OPM pimpinan Purom Wonda, yang terlibat pada serangkaian aksi penembakan diantaranya penembakan anggota Polri di Kali Semen Puncak Jaya yang mengakibatkan dua anggota polri gugur serta ikut terlibat dalam aksi penyerangan patroli di Nambume Distrik Indawa pada Tahun 2014 yang mengakibatkan dua orang anggota polri gugur dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Kini DPO Oniara Wonda tengah menjalani perawatan di RSUD Mulia Puncak Jaya dan dijaga ketat oleh Polri. Hari ini rencana akan diberangkatkan ke Kota Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut.

TAG