KKB Papua
PAPUA, BUKAMATA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen, mengaku menembak mati seorang mata-mata TNI-Polri. Namanya Yunus Sani.
Lekagak dalam keterangan di akun Facebook, The TPNPB News, Sabtu, 30 Mei 2020 mengatakan, peristiwa itu terjadi kemarin, Jumat, 29 Mei 2020, di Distrik Omeyo.
Saat ditangkap kata Lekagak, Yunus yang merupakan orang asli Papua ini, ditemukan membawa perangkat pelacak dan alat komunikasi. Dia kata Lekagak yang telah mengintai Sandi Kogeya hingga tertembak.
Karenanya kata Lekagak, untuk membalas dendam, dua adik Sandi Kogeya, Yodiut Kogeya dan Lewis Kogeya, mengeksekusi mati Yunus Sani.
"Ini peringatan bagi OAP, agar jangan macam-macam menjadi mata-mata TNI-Polri," ancamnya.
BERITA TERKAIT
-
Buron Tujuh Tahun, Penembak Rombongan Tito Karnavian Akhirnya Ditangkap di Puncak Jaya
-
Evakuasi Jenazah Joni Hendra Berjalan Lancar, Satgas Damai Cartenz Siap Tindak Tegas Pelaku Penembakan
-
Satpam SMA di Sleman Jadi Tersangka Pemasok Senjata KKB
-
Pilot Susi Air yang Disandera OPM Akhirnya Bebas Lewat Negosiasi
-
Komandan Koramil 1703-04/Aradide Tewas di Tangan OPM