Ulfa
Ulfa

Rabu, 27 Mei 2020 14:48

Yusran Optimis Produksi Pangan Makassar Bisa Meningkat di Tengah Pandemi

Yusran Optimis Produksi Pangan Makassar Bisa Meningkat di Tengah Pandemi

Pemerintah diminta untuk tetap memperhatikan kondisi perekonomian dan ketersediaan produksi pangan daerah masing-masing.

MAKASSAR - Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada perputaran roda perekonomian dunia. Masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, namun juga diharapkan tetap produktif menghadapi wabah ini.

Pemerintah juga diminta untuk tetap memperhatikan kondisi perekonomian dan ketersediaan produksi pangan daerah masing-masing. Olehnya itu, Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf bersama Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar Abd Rahman Bando mengunjungi persawahan yang letaknya berada di kampung Kajenjeng, Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala, Rabu (27/5/2020).

Dalam kunjungannya, Prof Yusran takjub melihat lahan persawahan seluas kisaran 300 ha ini yang menurutnya sangat berpotensi untuk menopang ketersediaan pangan di Kota Makassar.

“Alhamdulillah saya bersyukur di Makassar ternyata masih ada lahan persawahan seperti ini. Tinggal bagaimana di benahi agar ketahanan pangan dapat di amankan. Lahan ini tentu sangat potensial bagi keberlangsungan hidup masyarakat juga persediaan pangan Makassar,” kata Yusran.

Melihat lepas lahan persawahan tersebut, Yusran optimis Makassar dapat menjadi penyuplai untuk daerah lainnya. Kata dia, yang dibutuhkan hanyalah pembenahan lokasi agar segera dapat di gunakan maksimal.

Selain itu menurut Yusran, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pengerukan Sungai Kajenjeng sebagai antisipasi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

"Sederhana saja yang di butuhkan untuk mendapatkan hasil maksimal dari lahan ini yakni perbaikan tanggul dan drainasenya. Kita akan siapkan mobil excavator untuk melakukan pengerukan sungai Kajenjeng dan diharap nanti menjadi daerah tangkapan air jadi bonusnya karena berfungsi ganda," tambah Yusran.

Sejalan dengan keinginannya itu, Yusran meminta kepada dinas terkait agar juga menyiapkan pembinaan dan penyuluhan kepada petani agar produksi pertanian bisa lebih optimal. Bukan hanya itu, jika ini bisa di wujudkan maka kesejahteraan warga tentu akan meningkat dan dapat menjadi alternatif agrowisata mengingat minimnya persawahan di Makassar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkot Makassar

Berita Populer