Kapolsek Seruduk Rumah Tewaskan Bocah dan Nenek, Mengaku Berhalusinasi
Kapolsek di Rembang, Iptu S, mengaku melihat ada orang menyeberang jalan. Dia pun membanting setir dan menyeruduk rumah. Dua penghuni rumah tewas.
YOGYAKARTA, BUKAMATA - Senin, 25 Mei 2020 malam. Sekitar pukul 20.30 WIB, Iptu S sedang mengendarai mobilnya. Kecepatan 60 km/jam. Tiba-tiba di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Rembang, dia melihat ada orang menyeberang.
Kapolsek di Rembang itu pun membanting setir, menyeruduk sebuah rumah. Apes, Iptu S menabrak balita dan neneknya.
Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, terdapat dua orang tewas dalam kecelakaan ini yakni seorang balita dan neneknya.
"Di sana kena anak kecil, ada neneknya juga, akhirnya meninggal," ujar Dolly, Senin (25/5/2020) malam.
Balita tersebut berusia tiga tahun dan neneknya bernama Yasri (50). Keduanya meninggal saat dalam perjalanan ke Puskesmas.
"Saya tanya-tanya warga itu memang di sana sering kejadian kecelakaan. Dalam waktu dekat ini sudah ada 4 sampai 5 kali kejadian seperti itu di lokasi yang sama," kata Dolly.
Dolly mengungkap Iptu S mengaku banting stir ke arah rumah korban, karena menghindari seorang penyeberang.
"Sementara informasi awal, Kapolsek itu katanya menghindari ada orang menyeberang, kecepatan 60km/jam," ujar Dolly.
"Halusinasi, pengakuannya dari si Kapolsek ini dia halusinasi ada orang nyeberang," lanjut Dolly.
Iptu S diperiksa di Polda Jateng karena pertimbangan keamanan. Polisi juga menyiagakan personel untuk berjaga di lokasi kejadian.
"(Pengamanan) Di Polsek juga dipertebal, kami mengantisipasi agar tidak ada provokasi di sana," ungkap Dolly.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
